sumber photo detik.com
Harga tiket pesawat tahun ini mengalami kenaikan yang cukup drastis. Pengamat menilai seharusnya kenaikan harga tiket pesawat hanya sebesar 20%.
Menurut Pengamat Penerbangan dari Jaringan Penerbangan Indonesia (Japri) Gerry Soejatman kenaikan harga tiket yang wajar seharusnya dalam rentang 10-20%. Namun, yang justru terjadi yakni mencapai 100%.
"Seharusnya nggak naik banyak itu, harusnya 10-20% dibandingin naik 50-100%," ungkap dia kepada detikFinance, Selasa (16/4/2019).
Lebih lanjut, ia menilai kenaikan tiket pesawat mencapai 100% tersebut merupakan strategi dari maskapai. Sebab, di tahun lalu harga tiket pesawat justru dipatok sangat rendah.
Bahkan, beberapa maskapai mesti menanggung kerugian akibat rendahnya harga penjualan tiket pesawat.
"Ini strategi menurut saya. Tahun lalu harga sangat rendah," paparnya.
Sekadar informasi, tingginya harga tiket ini mengakibatkan dampak ke ekonomi daerah wisata. Sebab, tingkat okupansi hingga pendapatan bandara ikut menurun, dikutip dari laman detik.com. (wili)
Ditemukan Puing Hangus, MH370 Diduga Terbakar
Jokowi soal Pandemi: Masih Beruntung Tidak Sampai Lockdown
Erick Thohir Rombak Direksi PTDI, Ini Susunan Terbarunya
Dipindah ke Nusakambangan, Habib Bahar Tempati Sel High Risk Sendirian
Dorong Implementasi Jargas, PGN Subholding Gas Pertamina Kerja Sama dengan Jaya Real Property
Daftar Nama Menteri Baru Jokowi dan yang Terdepak dari Istana