sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pagi ini. IHSG dibuka menguat hingga 87,303 poin ke 6.568. Positifnya IHSG ini terjadi setelah kegiatan pemungutan suara pada Pemilu kemarin.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini keluar dari level Rp 14.000. The Greenback berada di level Rp 13.995.
Pada perdagangan pre opening, IHSG naik 87,303 poin atau 1,35% ke 6.568. Indeks LQ45 naik 21,265 poin atau 2,08% ke 1.045,207
Membuka perdagangan Kamis (18/4/2019), IHSG masih menguat 103,444 poin (1,60%) ke 6.584,986. Indeks LQ45 naik 23,202 poin (2,27%) ke 1.047,144.
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG terus melejit dengan naik 129,587 poin (2%) ke 6.611,129. Indeks LQ45 naik 29,340 poin (2,87%) ke 1.053,282.
Pemilu 2019 memang diyakini memiliki pengaruh terhadap pergerakan nilai tukar rupiah maupun IHSG. Dalam proses pemungutan suara Pemilu kemarin, Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) unggul dalam hitung cepat atau quick count sementara.
IHSG diperkirakan akan rally hari ini karena hasil tersebut. Perkiraan pilihan utama untuk memonetisasi reli pasca pemilu adalah RALS, ACES, BBNI, BBRI, PTPP, dan WIKA.
Sementara itu bursa saham Wall Street pada perdagangan semalam (15/04) kompak ditutup dalam teritori negatif dengan melemah tipis , dimana Dow Jones turun 0.11%, S&P 500 melemah 0.06% dan Nasdaq negatif 0.10%.
Minimnya pergerakan tersebut masih cenderung terpengaruhi oleh rilisnya laporan keuangan emiten perbankan kuartal I 2019 yang masih dibawah perkiraan, dikutip dari lamandetik.com.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
Tim Oil Palm Business Recovery & Rescue Dibentuk, Bantu Kebun Sawit Keluar Dari Kendala
Harga Emas Antam Naik Goceng Jadi Rp 708.000 per Gram
Emas Antam Dijual Rp 754.000/Gram
2021 Jadi Momentum Emas Pemulihan Ekonomi Indonesia, Ini Indikatornya
Rakyat Tunggu Jokowi-Terawan Batalkan Kenaikan Iuran BPJSK
Turun, Ini Daftar Harga Pertamax Turbo Hingga Pertalite 11 November 2022