sumber photo detik.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati siap mengakomodasi tunjangan yang akan diberikan kepada anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal saat pelaksanaan Pemilu Pilpres dan Caleg.
"Mengenai usulan untuk mendapatkan tunjangan, saya sudah mengecek, kemungkinan kita bisa mengakomodasi melalui standar biaya yang tidak biasa," kata Sri Mulyani di komplek Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/4/2019).
Mengenai besarannya, Sri Mulyani mengaku masih belum mengetahui secara pasti. Hanya saja, dirinya memastikan usulan tersebut sudah diterimanya.
"Nanti kita lihat berapa kebutuhan dan memutuskan sesuai peraturan perundang-undangan," ujar dia.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya untuk para korban.
"Tentu saya sebagai menteri keuangan dan pribadi menyampaikan belasungkawa kepada korban-korban, para petugas yang melaksanakan tugas penting di dalam menjaga pemilu adil, aman dan akuntabel," ungkap dia, dikutip dari laman detik.com.
Sebelumnya diberitakan, hingga Senin (22/4) petang, 91 petugas KPPS meninggal dunia dan 374 orang sakit. Mereka tersebar di 19 provinsi. KPU akan bertemu dengan Kemenkeu membahas soal santunan untuk korban. Selain itu, KPU menyebut mereka bersama pihak terkait akan mencari format pemilu paling ideal. (wili)
UMK Siak 2021 dan UMK Kuansing 2021 Tetap Naik, Resmi Disahkan Gubernur Riau Syamsuar, Ini Jumlahnya
Harga Kebutuhan Pokok Naik dari Cabai hingga Minyak Goreng
Update Corona Global 13 Juli 2021: Total Kasus Covid-19 di Seluruh Dunia 188.030.820
Berbagai Jenis Tes Covid-19 yang Perlu Diketahui
Kenapa Sepeda Listrik Dilarang?
Sekarang Pakai Grab Ada Verifikasi Wajah Penumpang