sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka negatif pagi ini. IHSG dibuka di zona merah dengan turun 11 poin pagi ini.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.433. Nilai tukar dolar AS terpantau dalam tren penurunan.
Pada pra perdagangan, IHSG turun 11 poin (0,018%) ke 5.969,856. Sementara indeks LQ45 turun 2,4 poin (0,27%) ke 929,867.
Membuka perdagangan Kamis (16/5/2019), IHSG berkurang 5 poin (0,1%) ke 6.975,076 Indeks LQ45 berkurang 1,3 poin (0,14%) ke 930,946
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG turun 23 poin (0,4%) ke 5.957,234. Indeks LQ45 bertambah 5,1 (0,5%) ke 927,098.
Pada perdagangan semalam (15/05) bursa saham Wall Street kembali kompak ditutup menguat, dimana Dow Jones naik 0.45%, S&P 500 menguat 0.58% dan Nasdaq Composite positif 1.13%. Kenaikan tersebut seiring adanya sentimen positif setelah Presiden AS Donald Trump akan menunda kenaikan tarif mobil dan suku cadang impor hingga enam bulan ke depan.
Sementara itu, rilisnya data penjualan Ritel AS bulan April 2019 yang tercatat turun 0.2% dibandingkan bulan Maret 2019 yang naik 1,7% tidak menyurutkan langkah Wall Street untuk tetap ditutup dalam teritori positif,dikutip dari laman detik.com.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak positif pagi ini. Berikut pergerakannya:
(wili)
Dibayangi Neraca Dagang, IHSG Dibuka Menguat ke 6.431
Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, Jumat 3 Juni 2022, Naik Lagi Rp5.000
Sumitomo Corporation Investasi Rp 270 Triliun Garap Proyek PLTA Kayan IKN 9.000 MW
Wisatawan Asing Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi Global
Turun Rp 1.000, Emas Antam Tinggalkan Level Rp 700.000
Hati-hati! Beredar Hoax Daftar Harga Rokok di 2020