sumber photo detik.com
Pada perdagangan akhir pekan kemarin (17/5), IHSG ditutup melemah 1,17% ke level 5.826,87. Sebanyak delapan dari 10 indeks sektoral berakhir dalam teritori negatif, di mana sektor keuangan dan infrastruktur memimpin pelemahan masing-masing sebesar 1,76% dan 1,58%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks di antaranya: BBCA, BBCA, TLKM, BBRI, HMSP.
Sementara itu pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) sebesar Rp 789 miliar. Nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0,09% ke level Rp 14.450.
Sementara itu pada perdagangan Jum'at (17/5) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam teritori negatif, di mana Dow Jones turun 0,38%, S&P 500 melemah 0,58% dan Nasdaq negatif 1,04%.
Pelemahan tersebut terjadi seiring dengan kembali meningkatnya tensi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, bahkan kali ini China menyerang dengan nada yang lebih agresif dan menyarankan pembicaraan lebih lanjut dapat membuahkan hasil kecuali Washington mengubah arah.
Di sisi lain, presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa dirinya akan menunda pengenaan tarif mobil impor hingga enam bulan ke depan, dan setuju untuk menaikkan tarif logam di Kanada dan Meksiko, dikutip dari laman detik.com.
IHSG ditutup turun sebesar 1,2% ke level 5.826. Diperkirakan IHSG kembali turun dengan pergerakan di kisaran 5.747-5.859. (wili)
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Senin 5 Juli 2021
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini 26 Agustus 2020
Pemerintah Targetkan Kemiskinan di Kisaran 7,5 Persen pada 2023
Protes Iuran BPJS Naik? Pindah Saja ke Kelas 3 Rp 25.500
Harga BBM Nonsubsidi Turun, Kekuatan Belanja Warga Kembali Naik
Pegawai Pemerintah Non PNS Bisa Dapat Subsidi Gaji Rp2,4 Juta