sumber photo detik.com
PT Lion Mentari Airlines mengajukan penundaan pembayaran jasa kebandarudaaan kepada PT Angkasa Pura I (Persero). Kabar tersebut pun diamini oleh Direktur Utama AP I Faik Fahmi.
"Itu sebenarnya berita lama. Itu sempat ada diskusi pembahasan. Tapi udah nggak masalah sih sebenarnya," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).
Faik mengatakan AP I dan pihak Lion sudah berdiskusi terkait permohonan tersebut. Dia juga menegaskan bahwa urusan itu sudah selesai, dikutip dari laman detik.com.
"Sudah ada pembicaraan dengan kita aksi korporasi. Dan sudah ada diskusi. Cuma yang saya kaget kok baru muncul sekarang. Itu kan sudah lama sekali," tambahnya.
Pihak Lion sendiri memohon untuk menunda pembayaran jasa kebandarudaraan di seluruh bandara naungan AP I. Sayangnya, Faik mengaku tidak hafal berapa dana yang harus dibayarkan Lion.
"Saya nggak hafal angkanya," tegas Faik.
Lion sendiri meminta untuk menunda pembayaran selama periode kuartal I-2019. Jasa kebandarudaraan itu meliputi sewa lahan, biaya parkir pesawat, landing fee and aviobridge, check in counter dan baggage handling system.(wili)
Biaya Umrah 2022 Naik Jadi Rp40 Juta per Jemaah
Apa yang Membuat Biaya Haji Furoda Tembus Rp 300 Juta?
Jelang Libur Akhir Tahun, Kenali 4 Risiko Mobilitas Agar Terhindar dari Penularan Virus Corona
200 Ribu Orang Ingin ke Bali, Menko Luhut Langsung Batasi
Bus Premium Kelas Ekonomi Layani Rute Sumatera-Jawa
Ini 4 Tujuan Wisata Unggulan di Riau