sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka memerah. IHSG sedikit turun 2,243 poin (0,04%) ke 6.273.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.250. Nilai tukar rupiah pagi ini sedikit merosot dibandingkan posisi kemarin.
Pada pra perdagangan, IHSG sempat menguat 2,55 poin (0,04%) ke 6.278. Indeks LQ45 melemah 2,423 poin (0,23%) ke 993.
Membuka perdagangan Rabu (12/6/2019), IHSG melemah 2,243 poin (0,04%) ke 6.273. Indeks LQ45 masih di zona merah berkurang 2,423 poin (0,23%) ke 993.
Pada pukul 09.10 waktu JATS, pelemahan IHSG semakin dalam yakni 11,851 poin (0,19%) ke 6.264. Indeks LQ45 melemah 2,578 poin (0,26%) ke 993.
Sementara itu pada perdagangan semalam (12/6) bursa saham Wall Street ditutup melemah tipis, dimana Dow Jones turun 0,17%, S&P 500 melemah 0.2% dan Nasdaq negatif 0,38%.
Minimnya sentimen positif menjadi salah satu penahan laju pergerakan indeks pada perdagangan semalam ditarik oleh penurunan saham bank karena prospek penurunan suku bunga AS naik dan saham energi jatuh bersama dengan harga minyak.
Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan harga konsumen AS naik 0,1% pada Mei. Hal itu menunjukkan inflasi yang moderat. Kondisi ini mendukung untuk penurunan suku bunga oleh Federal Reserve, dikutip dari laman detik.com.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
(wili)
Rupiah di Posisi Paling Kuat Tahun Ini, Tekuk Dolar AS ke Rp 13.897
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Kamis 6 Mei 2021, Turun Bos!
Pasca 'Babak Belur', IHSG Dibuka Hijau Awal Pekan
Presiden Jokowi: Volume Dagang Indonesia-AS Tembus Rp831 Triliun pada 2024
Jokowi yang Bersyukur PDB RI Tumbuh 5% & Janji Manis 7%
Breaking News: Rupiah Menguat Tajam, Tembus Rp 15.350/US$!