sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dua arah pagi ini. IHSG dibuka naik tipis 4,6 poin (0,04%) ke 6.356 setelah sempat negatif pada pra perdagangan.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini naik ke level Rp 14.120.
Pada pra perdagangan, IHSG turun 0,3 poin ke 6.351. Sementara indeks LQ45 ikut turun 0,2 poin (0,02%) ke 1.012.
Membuka perdagangan Selasa (9/7/2019), IHSG berbalik naik 4,6 poin (0,04%) ke 6.356. Indeks LQ45 bertambah 0,4 poin (0,05%) ke 1.012.
IHSG terus melanjutkan penguatan hingga pukul 09.05 waktu JATS. IHSG naik 18 poin (0,28%) ke 6.369 dan Indeks LQ45 menguat 3,2 poin (0,53%) ke 1.015.
Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 26,806.12 (-0.43%), NASDAQ ditutup 8,098.38 (-0.78%), S&P 500 ditutup 2,975.95 (-0.48%).
Bursa US ditutup melemah di mana index Dow Jones mengalami penurunan lebih dari 100 poin. Investor masih cemas dengan data ekonomi US yang ternyata dilaporkan lebih baik dari ekspektasi investor, dan justru hal ini membebani bursa saham US karena ekspektasi The Fed menurunkan suku bunga dalam waktu dekat menjadi pudar.
Saat ini investor cenderung menanti komentar dari Jerome Powel untuk melihat arah kebijakan dari The Fed. Bursa Asia pada pagi ini dibuka menguat didorong oleh harga minyak dunia yang mengalami penurunan ke level US$63.9 (-0.37%) namun investor masih waspada terhadap kebijakan The Fed, dikutip dari laman detik.com.
Perdagangan bursa saham Asia bergerak variatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
(wili)
Mulai 2022, Kartu ATM Magnetic Stripe Cuma Buat Tabungan Maksimal Rp 5 Juta
Kemenkeu Targetkan Penyaluran PMN Rp45 Triliun Rampung Desember 2020
Penantang Baru Ojek Online Boyong 500.000 Motor Listrik
Nabung Setahun di BP Tapera Sudah Bisa Beli Rumah
Ada Kelas Standar BPJS Kesehatan, Gotong Royong Iuran Bakal Hilang?
2 Program Utama Satgas Pemulihan Ekonomi untuk UMKM