sumber photo detik.com
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali melemah. Nilai tukar dolar AS kini mendarat di level Rp 13.905.
Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Jumat (19/7/2019). Hingga pukul 09.55 WIB, dolar AS terpantau bergerak dari level Rp 13.890 hingga Rp 13.955.
Dolar AS stabil di bawah level Rp 14.000 dalam perdagangan lima hari terakhir. Dalam kurun waktu tersebut, mata uang Paman Sam tercatat bergerak dari level Rp 13.889 hingga Rp 14.000.
Dari data RTI, dolar AS hari ini tercatat melemah 55 poin (0,39%) di level Rp 13.905. Hal ini membuat rupiah menjadi mata uang yang paling kuat menekan dolar AS hingga pagi ini.
Mata uang lainnya yang menyusul rupiah menekan dolar AS adalah baht Thailand, peso Filipina, yuan China, hingga ringgit Malaysia. Sedangkan yen Jepang, franc Swiss, dan dolar Australia sebaliknya ditekan pagi ini.
Sementara rupiah pagi ini tercatat menguat terhadap seluruh mata uang negara utama dunia. Rupiah tercatat paling kuat menekan yen Jepang, franc Swiss, dan dolar Australia, dikutip dari laman detik.com. (wili)
Cegah Produk Impor Masuk E-commerce, Permendag No.50/2020 Diminta Direvisi
Perppu Cipta Kerja Bakal Beri Kepastian Hukum Bagi Investor
Rupiah Menguat ke Rp14.348 Jelang Rilis Suku Bunga BI
Tarif Listrik Per kWh Pelanggan Non Subsidi Terbaru 8 Juli 2022
Peluang Usaha Bermunculan meski Ekonomi Indonesia di Ambang Resesi
Harga Emas Naik Imbas Ketakutan akan Omicron