detik.com
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera, khususnya Riau masih terus terjadi. Gerindra dan PAN pun meminta Jokowi untuk merealisasikan janjinya mencopot pejabat TNI dan Polri yang tak bisa mengatasi karhutla.
PAN menilai Jokowi harus menunaikan apa yang dikatakannya saat itu. Mengingat karhutla di Riau terus berulang dan tak kunjung berakhir.
"Tapi kalau pernah dijanjikan seperti itu ya kita menunggu janji itu. Supaya ini tidak terulang lagi. Agar ini jadi perhatian penting selama bekerja di sana," kata Wasekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Jumat (13/9/2019).
Menurut Saleh, seperti berita dilansir detik.com, sebagai kepala negara, Jokowi memiliki otoritas untuk mengambil tindakan tegas seperti pencopotan. Dia juga memiliki otoritas yang besar untuk memimpin langsung penanganan karhutla.
"Kita meminta penjelasan dari pihak-pihak keamanan kita termasuk Polri dan TNI. Nanti kan di situ bisa mengetahui persoalannya di mana, kesalahannya di mana. Apakah Pak Jokowi akan mengambil tindakan tegas melakukan reposisi atau mengganti posisi. Itu kewenangan Pak Jokowi," ujarnya. (GA)
Dipindahkan dari Jakarta, Bupati Bengkalis Jalani Isolasi 14 Hari di Rutan Pekanbaru
Pemprov Riau Larang Bandara Jual Tiket Tujuan Singapura dan Malaysia
SPAM Pekanbaru Kampar Mulai Layani Masyarakat Akhir 2022
Asita Riau Dukung Pembangunan Bandara Baru Pengganti Sultan Syarif Kasim II
Pemprov Riau Kekurangan Tenaga Medis untuk Penanganan Covid-19
1.084 ASN dan Honor Pemprov Riau Tes Urine, Wagubri Edy Nasution: Terbukti, Pecat