detik.com
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera, khususnya Riau masih terus terjadi. Gerindra dan PAN pun meminta Jokowi untuk merealisasikan janjinya mencopot pejabat TNI dan Polri yang tak bisa mengatasi karhutla.
PAN menilai Jokowi harus menunaikan apa yang dikatakannya saat itu. Mengingat karhutla di Riau terus berulang dan tak kunjung berakhir.
"Tapi kalau pernah dijanjikan seperti itu ya kita menunggu janji itu. Supaya ini tidak terulang lagi. Agar ini jadi perhatian penting selama bekerja di sana," kata Wasekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Jumat (13/9/2019).
Menurut Saleh, seperti berita dilansir detik.com, sebagai kepala negara, Jokowi memiliki otoritas untuk mengambil tindakan tegas seperti pencopotan. Dia juga memiliki otoritas yang besar untuk memimpin langsung penanganan karhutla.
"Kita meminta penjelasan dari pihak-pihak keamanan kita termasuk Polri dan TNI. Nanti kan di situ bisa mengetahui persoalannya di mana, kesalahannya di mana. Apakah Pak Jokowi akan mengambil tindakan tegas melakukan reposisi atau mengganti posisi. Itu kewenangan Pak Jokowi," ujarnya. (GA)
Pembangunan Tol Pekanbaru - Dumai Sudah 96 Persen, Hanya Perlu Rampungkan Seksi 5 di Duri
Mengintip Cantiknya Miss Saigon di Ho Chi Minh
Update Covid-19 Riau: 7 Positif, 122 PDP, 20.178 ODP
Kondisi Terbaru 6 Pasien Suspect Virus Corona Covid-19 di Pekanbaru
Perda Belum Diberlakukan, Tarif Parkir Naik Duluan
Empat Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Akan Dibuka Hari Ini