tribunpekanbaru.com Ratusan umat muslim larut dalam doa usai mendirikan Salat Istisqa di halaman Masjid Raya Pekanbaru, Jalan Senapelan, Kota Pekanbaru, Rabu (18/9/2019).
Mereka berharap hujan segera mengguyur Kota Pekanbaru, agar kabut asap hilang.
Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution menyebut bahwa kegiatan ini adalah upaya bersama dalam rangka mengatasi kabut asap.
Ia menyebut segala upaya dilakukan oleh tim di lapangan.
Ia menyebut sudah banyak pihak menggelar Salat Istisqa.
"Mudah-mudahan dengan babyak kita berdoa, mohon ampun kepada Allah, segera diturunkan hujan dan kabut asap bisa berakhir," paparnya usai kegiatan.
Edy menyebut bahwa pemerintah sudah mengimbau agar masyarakat menggelar Salat Istisqa.
Pemerintah juga siapkan posko kesehatan dan rumah singgah bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.
Dilansir laman tribunpekanbaru.com, Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi menyebut bahwa Salat Istisqa sudah digelar beberapa kali di Kota Pekanbaru.
Ia mengaku sudah mengimbau masyarakat menggelar shalat meminta hujan.
Ayat menyampaikan bahwa Pekanbaru nihil titik panas. Kabut asap yang ada saat ini adalah asap kiriman dari sejumlah daerah.
Ada sejumlah daerah di yang terjadi kebakaran lahan dan hutan atau Karlahut. Pemerintah kota menyiapkan posko kesehatan dan rumah singgah.
Rumah singgah dan posko ini menyebar di kantor dinas, kantor camat, sekolah dan puskesmas. Rumah singgah dilengkapi ruang tertutup, pendingin udara, masker dan petugas piket.
Pemerintah kota juga siagakan 21 puskesmas dan RS daerah Madani untuk tangani pasien yang kena dampak kabut asap. Mereka juga bisa ke posko kesehatan. (GA)
Akses Jalan dari Pekanbaru Menuju Siak Dialihkan ke Simpang Makam Putri Kaca Mayang
Polisi Pastikan Wanita Geleng-geleng di Jalanan Pekanbaru Bukan Anak Dugem
Riau Peringati HUT ke-62 dengan Hadiah Kabut Asap
Pekan Ini, Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Turun Jadi Rp1.717,15 per Kg
Pelalawan Hanya 400 Meter, Hotspot Terpantau ada 141 Titik di Riau
Pusat Terjunkan Tim Kajian BPPT Atasi Abrasi di Bengkalis