sumber foto okezone.com Pasar saham terpantau negatif pasca terjadinya bom bunuh diri di areal Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Medan, Rabu pagi. Terpantau Indeks Harga Saham Gabungan IHSG) pada 10.46 WIB, turun 6,9 poin atau 0,11% ke 6.174,03.
Dikutip dari laman okezone.com, merespons hal tersebut, perdagangan Rabu(13/11/2019), terdapat 163 saham yang menguat, 185 saham melemah, dan 130 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp1 Miliar dari Rp2,724 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 1,83 poin atau 0,2% menjadi 982,39, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,68 poin atau 0,2% ke 690,60, indeks IDX30 turun 1,35 poin atau 0,3% ke 534,94 dan indeks MNC36 turun 0,18 poin atau 0,1% ke 338,92.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain, saham PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) naik Rp17atau 34,00% ke Rp67, saham PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) naik Rp11 atau 22,00% ke 61, dan saham PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) naik Rp8 atau 16,00% ke Rp58.
Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, yaitu saham PT BORNEO Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) turun Rp48 atau 20,87% ke Rp182, saham PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB) turun Rp9 atau 8,49% ke Rp97, dan saham PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) turun Rp45 atau 5,63% ke Rp755.
Sebagai informasi, terjadi bom bunuh diri di areal Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Medan, Rabu pagi. Ledakan terjadi di depan kantin di dekat loket pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Saat ledakan terjadi, loket sedang ramai oleh masyarakat yang sedang mengurus SKCK seiring dengan tengah dibukanya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil. Pelaku bom bunuh diri disebut-sebut berjumlah dua orang, yang masuk ke Mapolrestabes Medan dengan menggunakan jaket ojek online. (GA)
Pasar OTT di Indonesia Diproyeksikan Mencapai Peluang Bisnis Hingga USD$16 juta Pada 2031
Dibayangi Neraca Dagang, IHSG Dibuka Menguat ke 6.431
Melemah, Simak Kurs Rupiah di 5 Bank pada Hari Ini
Indonesia Jelang Resesi, Begini 4 Faktanya
Utang Pemerintah Tembus Rp 6.418 T Pada Mei 2021
Apa Manfaat Buat RI Ikut Perjanjian Dagang 15 Negara?