sumber foto okezone.com Glaukoma salah satu penyakit mata yang dapat dicegah sejak dini. Cara baik yang dapat Anda lakukan yakni mengonsumsi berbagai makanan sehat. Glaukoma adalah penyebab utama kebutaan yang tidak dapat disembuhkan di seluruh dunia. dari
Dilansir dari laman okezone.com, penyebab utama glaukoma adalah meningkatnya tekanan intraokular (TIO), yang disebabkan karena peningkatan tekanan cairan di dalam mata.
Akibatnya, terjadi kerusakan saraf optik yang bertindak sebagai jembatan antara otak dan mata untuk memproses informasi visual.Nah, orang-orang dari semua kelompok umur bisa mengalami glaukoma, bahkan bayi baru lahir.
Dilansir Okezone dari Boldsky, untuk mencegah glaukoma, Anda bisa mengonsumsi lima makanan berikut. Umumnya mengandung vitamin A, vitamin C, bera karoten, serta antioksidan. Nah, apa saja jenisnya?
Ikan
Ikan-ikan seperti tuna dan salmon mengandung EPA dan DHA, sejenis asam lemak omega-3 yang membantu meningkatkan suplai mata dan mencegah kerusakan saraf optik.
Jeruk
Dalam sebuah penelitian di antara 584 wanita Afrika-Amerika, ditemukan bahwa wanita yang mengonsumsi lebih dari dua porsi jeruk segar per minggu, berisiko rendah terkena glaukoma, dibandingkan dengan wanita yang memiliki porsi lebih sedikit per minggu.
Wortel
Menurut sebuah penelitian, vitamin A dan beta karoten dalam wortel membantu mengurangi risiko glaukoma. Penelitian itu juga mengatakan bahwa buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin A, C dan beta karoten sangat membantu untuk mengurangi risiko penyakit mata.
Goji berry
Goji berry dapat digunakan untuk meningkatkan fungsi visual. Menurut sebuah penelitian, lycium barbarum polysaccharides adalah senyawa aktif dalam goji berry yang membantu mencegah kerusakan pada sel retina, setelah glaukoma didiagnosis.
Kale
Sayuran hijau populer ini dikemas dengan vitamin A dan beta karoten. Mengonsumsi lebih dari satu porsi kale dalam sebulan, dikaitkan dengan berkurangnya risiko glaukoma, dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi kurang dari satu porsi per bulan.(GA)
Kenali Kanker Osteosarkoma pada Anak, Gejalanya Mirip Patah Tulang
INDOCOMETCH 2015: Target Penjualan Gagal Terealisasi
Apa itu Vitiligo, Bercak Putih pada Kulit Tapi Bukan Panu
Gejala PTSD pada Anak dan Remaja yang Perlu Diperhatikan
Berisiko Alami Malnutrisi, Intervensi Gizi Penting Dilakukan pada Penderita Kanker
4 Hal yang Bisa Jadi Tanda Bahaya Ketika Jantung Tidak Bekerja dengan Baik