Sumber foto liputan6.com Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para gubernur mempercepat belanja anggaran untuk menggerakan perekonomian di tengah krisis akibat pandemi virus corona (Covid-19). Saat ini, anggaran pemerintah daerah yang mengendap di bank sebesar Rp 170 triliun.
Dilansir dari laman liputan6.com, "semua negara hanya satu yang diharapkan yaitu belanja pemerintah, spending kita, belanja pemerintah," kata Jokowi saat bertemu dengan para gubernur di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (15/7/2020) dikutip dari setkab.go.id.
"Oleh sebab itu, jangan sampai ada ngerem. Kalau ekonomi di provinsi bapak ibu semuanya ingin cepat pulih, belanjanya semuanya harus dipercepat. Kuncinya hanya di situ," sambungnya.
Untuk itu, pemerintah daerah diminta untuk tak lagi menunda belanja anggaran. Pasalnya, kata Jokowi, dalam situasi krisis saat ini pemerintah daerah tidak lagi bisa mengandalkan investasi swasta untuk menggerakan perekonomian. "Enggak bisa lagi kita mengharapkan investasi, swasta, enggak. Karena ini munculnya memang harus dari belanja pemerintah," ucap Jokowi.
Ekonomi Indonesia Anjlok di Kuartal II
Pada kuartal I tahun ini, Jokowi menuturkan bahwa ekonomi Indonesia hanya mampu tumbuh 2,97 persen. Sementara, ekonomi nasional pada kuartal II diprediksi anjlok hingga minus 4,3 persen.
Sehingga, Jokowi menilai kuartal III yakni Juli, Agustus, dan September merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan perekonomian. Caranya, dengan menggenjot belanja pemerintah sehingga daya beli masyarakat meningkat. Dengan begitu, maka ekonomi Indonesia akan kembali pulih.
"Kalau kita enggak bisa mengungkit di kuartal ketiga, jangan berharap kuartal keempat akan bisa, sudah. Harapan kita hanya ada di kuartal ketiga, Juli, Agustus, dan September," jelas Jokowi. (GA)
Survei SMRC: 87,6% Masyarakat RI Setuju PSBB untuk Cegah Penularan Corona
Mini Lockdown, Strategi Jokowi untuk Daerah Atasi Corona
Gempa M 3,9 Terjadi di Donggala Sulteng, Terasa hingga Palu
Simak 4 Ketentuan Keringanan Uang Kuliah Tunggal untuk Mahasiswa PTN
Kabar Baik! Vaksin AstraZeneca Efektif Lawan Varian Delta-Varian Kappa dari India
Hari HAM Sedunia, Jokowi: Pemerintah Tak Pernah Berhenti Tuntaskan Masalah HAM