sumber foto market.bisnis.com Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian hari ini, Kamis (23/7/2020), mengalami kenaikan dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Harga emas batangan makin mendekati level Rp1 juta per gram.
Dilansir dari laman market.bisnis.com, melansir dari laman resmi Pegadaian, emas cetakan Antam ukuran terkecil 0,5 gram dibanderol Rp534.000 atau naik Rp10.000 dibandingkan kemarin. Sementara emas cetakan UBS dengan ukuran yang sama dipatok Rp525.000, juga mengalami kenaikan Rp11.000.
Untuk bobot 1 gram, emas cetakan Antam naik Rp16.000 menjadi Rp998.000 per gram, sedangkan emas cetakan UBS dengan ukuran yang sama naik Rp11.000 menjadi Rp986.000 per gram.
Sedangkan untuk ukuran 2 gram, cetakan Antam naik Rp39.000 menjadi Rp1.984.000 per gram dan cetakan UBS dihargai Rp1.949.000 atau naik Rp22.000. Lebih lanjut, untuk emas cetakan Antam dan UBS berbobot 5 gram masing-masing dihargai Rp4.930.000 dan Rp4.872.000.
Pegadaian menyediakan emas batangan 24 karat paling besar 100 gram untuk cetakan Antam dan 1.000 gram untuk cetakan UBS. Harga emas Antam cetakan 100 gram dibanderol Rp96.254.000. Adapun harga emas UBS seberat 1.000 gram dibanderol Rp938.865.000 Berikut daftar harga emas batangan cetakan Antam dan UBS di PT Pegadaian (Persero), 23 Juli 2020:
|
Harga Emas Batangan 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 23 Juli 2020 |
||
|---|---|---|
|
Ukuran (gram) |
Harga Emas Antam |
Harga Emas UBS |
|
0.5 |
Rp 534.000 |
Rp 525.000 |
|
1.0 |
Rp 998.000 |
Rp 986.000 |
|
2.0 |
Rp 1.984.000 |
Rp 1.949.000 |
|
5.0 |
Rp 4.930.000 |
Rp 4.872.000 |
|
10.0 |
Rp 9.816.000 |
Rp 9.648.000 |
|
25.0 |
Rp 24.522.000 |
Rp 24.100.000 |
|
50.0 |
Rp 48.982.000 |
Rp 48.160.000 |
|
100.0 |
Rp 96.254.000 |
Rp 95.322.000 |
|
250.0 |
Rp 0 |
Rp 236.790.000 |
|
500.0 |
Rp 0 |
Rp 471.600.000 |
|
1000.0 |
Rp 0 |
Rp 938.865.000 |
(GA)
Pemerintah Alokasikan Anggaran Vaksin Rp34,23 T dari Skema Burden Sharing
Usai Cetak Rekor, Harga Emas Antam Turun ke Rp822.000/Gram
Biaya Eksplorasi Aneka Tambang (ANTM) Capai Rp38,90 Miliar di Kuartal III 2022
Waralaba Indonesia Jangan Jago Kandang
Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Meroket 13.591 Persen di Kuartal I 2021
Ini Dia Sebab Jarak si Miskin dan si Kaya Menyempit