sumber foto finance.detik.com Pemerintah berencana akan melanjutkan sejumlah program bantuan dan subsidi untuk masyarakat di tahun depan. Tujuannya untuk tetap menjaga daya beli masyarakat di tengah masa pandemi COVID-19 yang belum jelas kapan berakhirnya.
Dilansir dari laman finance.detik.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan ada beberapa program prioritas yang dipastikan akan berlanjut di tahun depan. Pertama banpres untuk modal UMKM.
"Program lanjutan yang dijadikan prioritas untuk bansos itu, satu bansos tunai yang terkait dengan banpres presiden untuk UMKM. Itu akan dilanjutkan," ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/9/2020).
Kedua, lanjut Airlangga, bantuan untuk subsidi gaji juga akan dilanjutkan. Bantuan ini berupa uang tunai Rp 600 ribu per bulan untuk karyawan swasta yang aktif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Ketiga, pemerintah juga akan melanjutkan program bantuan Kartu Pra Kerja. Selain itu bansos tunai untuk PKH dan bantuan sembako juga rencananya akan tetap disalurkan.
"Dengan demikian program-program ini diharapkan untuk masih menjaga daya beli masyarakat di dalam situasi pandemik COVID-19 dan Kementerian Kesehatan juga akan menyiapkan untuk operasionalisasi daripada vaksinasinya yang diperkirakan bisa dimulai di awal tahun dengan masuknya 30 juta vaksin diharapkan di akhir tahun ini," tutupnya. (GA)
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Senin (28/12)
Emas Antam Dijual Rp 705.000/Gram
Benarkan Kenaikan Tarif Cukai Tekan Jumlah Perokok? Ini Hasil Surveinya
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian, Kamis 26 Agustus 2021, Turun Lagi!
Kompak dengan Bursa Asia, IHSG Dibuka Menguat ke 6.267
Minyak Goreng Curah Mulai Banjiri Pasar, Tapi Harganya Bisa Rp21 Ribu