sumber foto finance.detik.com Sejumlah perusahaan farmasi di Indonesia telah membuat pengumuman untuk memasarkan obat Corona berjenis Remdesivir. Mulai dari perusahaan farmasi milik negara hingga perusahaan farmasi swasta sudah menetapkan harga jual obat ini.
Dilansir dari laman finance.detik.com, terbaru adalah tiga perusahaan yang tergabung dalam satu holding BUMN farmasi seperti Biofarma, Kimia Farma, dan Indofarma yang menyebut jika obat ini siap digunakan.
Indofarma
Memproduksi Oseltamivir 75gram Caps yang merupakan antiviral unggulan yang saat ini telah menjadi rujukan sebagai protokol pengobatan COVID-19 di berbagai rumah sakit. Obat Biofarma ini akan dijual ke rumah sakit dengan harga Rp 1,3 juta per vial. Pengedaran obat ini akan dilakukan scara bertahap, mulai bulan ini dipasok kurang lebih 400.000 vial per bulan.
Kalbe Farma
Memasarkan COVIFOR dengan harga Rp 1,5 juta per vial. Sebelumnya Kalbe memasarkan obat hasil kerja sama dengan Amarox Global Pharma ini sebesar Rp 3 juta. COVIFOR (Remdesivir) adalah untuk pengobatan pasien COVID-19 yang dikonfirmasi di laboratorium terutama untuk orang dewasa atau remaja berusia 12 tahun ke atas dengan berat badan minimal 40 kg.
Kimia Farma dan Indofarma
Siap memasarkan obat corona Remdesivir dengan nama dagang Desrem. Obat ini diproduksi Mylan Laboratories Limited, atas lisensi dari Gilead Sciences Inc, Foster City dan United States of America.
Kimia Farma dan Phapros
Berhasil memproduksi obat untuk penanganan COVID-19 antara lain Chloroquine, Hydroxychloroquine, Azithromycin, Favipiravir, Dexamethasone dan Methylprednisolon. (GA)
Ditemukan di Singapura, Ini yang Perlu Anda Tahu Tentang Cacar Monyet
5 Makanan dan Minuman Bisa Jadi Penyebab kulit Berminyak
Menular, Ada Beberapa Cara Terhindar dari Cacar Monyet
IDI: Virus Corona Bisa Menular Lewat Liur, Batuk dan Bersin
Berbagai Penyebab Utama Gigi Sensitif
Dokter Inggris Ungkap Hanya Butuh 15 Menit untuk Tertular COVID-19