sumber foto finance.detik.com Kementerian BUMN akan kembali menyatukan beberapa BUMN menjadi sebuah holding. Kali ini perusahaan berpelat merah yang bergerak di bidang testing, inspeksi dan sertifikasi akan satukan menjadi holding.
Dilansir dari laman finance.detik.com, Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin menjelaskan holding itu akan berisi 3 BUMN yakni PT Biro Klasifikasi Indonesia, Sucofindo dan Surveyor Indonesia.
"Tiga BUMN yang bergerak di bisnis testing inspeksi dan sertifikasi. Bisnis ini melakukan uji terhadap segala macam standar yang memang diperlukan untuk semua jenis industri. Bisa industri makanan, kesehatan, elektronik, dan lain-lain. Kementerian BUMN sudah memutuskan akan dibentuk holding dari ketiga BUMN ini," ucapnya dalam sebuah webinar, Kamis (19/11/2020).
Budi menjelaskan, Biro Klasifikasi Indonesia akan ditunjuk menjadi induk dari holding yang akan dibentuk. Sementara Sucofindo dan Surveyor Indonesia akan bergabung di bawahnya yang kemudian diintegrasikan secara menyeluruh.
"Mudah-mudahan dengan skala yang semakin besar buat kita mampu mengadopsi teknologi baru dan juga mampu masuk ke bisnis baru yang membutuhkan sertifikasi dan testing," ucapnya.
Menurut Budi saat ini cukup banyak peluang dari berbagai sektor usaha untuk bisnis sertifikasi dan testing. Dia mencontohkan di sektor transportasi seperti pelabuhan yang membutuhkan sertifikasi untuk berbagai sektor keamanan. Terlebih lagi di masa pandemi COVID-19 yang mementingkan keamanan kesehatan. (GA)
Harga CPO KPBN 6 Maret 2023 Melorot Rp 215/kg
Nelayan Mau Renovasi Rumah Dapat Bantuan Rp 17,5 Juta
PUPR Minta Jepang Percepat Pengerjaan Proyek
Rupiah Menguat, Dolar AS Ditekuk ke Rp 14.088
3 Mata Uang yang Lebih Rendah dari Rupiah
Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini Mulai dari Rp539.000, Lagi Turun!