sumber foto merdeka.com Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin mengatakan, Kementerian Agama akan menyiapkan naskah khutbah Jumat sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin menggunakannya. Materi khutbah Jumat akan disesuaikan dengan perkembangan zaman. Karenanya, Kemenag akan melibatkan para ulama dan akademisi yang pakar pada bidangnya.
Dilansir dari laman merdeka.com, "rencana penyusunan khutbah Jumat ini sejalan dengan kebijakan Kemenag untuk menyediakan literasi digital yang mendukung peningkatan kompetensi penceramah agama. Kami akan menyiapkan naskah berkualitas dan bermutu dengan tim penulis ahli di bidangnya," katanya di Jakarta, Senin (23/11).
Dia menjelaskan, naskah yang disusun bisa jadi alternatif. Tetapi tidak ada kewajiban setiap masjid dan penceramah untuk menggunakannya. "Tidak ada kewajiban setiap masjid dan penceramah untuk menggunakan naskah khutbah Jumat yang diterbitkan Kemenag," ungkapnya.
Kamaruddin menerangkan, penyusunan akan melibatkan ulama, praktisi, dan akademisi penting untuk menghasilkan naskah yang berkualitas dan relevan dengan dinamika sosial. Ada sejumlah tema yang akan disusun.
Dia merinci tema tersebut yaitu terkait akhlak, pendidikan, globalisasi, zakat, wakaf, ekonomi syariah, dan masalah generasi milenial. Kamaruddin yakin naskah yang disusun Kemenag itu terjaga kualitasnya, maka akan digunakan oleh masyarakat.
"Meski bukan keharusan, kalau naskah Kemenag bermutu, baik dari sisi pesan maupun redaksi, pasti akan digunakan oleh masyarakat dan masjid-masjid di Indonesia," terangnya.
Dia menjelaskan khutbah Jumat harus menjadi instrumen untuk memberikan informasi konstruktif kepada masyarakat. Karena itu, sudah seharusnya Kemenag hadir untuk ikut memfasilitasi keberadaan naskah yang sesuai dengan perkembangan zaman di masyarakat. "Jadi, khutbah Jumat juga perlu membahas masalah kekinian berikut solusinya. Itu menjadi salah satu fokus dalam penyusunan naskah khutbah ini," tutupnya. (GA)
Stok Sinovac Menipis, Menkes Minta Warga Pakai Vaksin AstraZeneca-Pfizer
Fakta-Fakta Baru Program Kartu Prakerja 2023, Termasuk Insentif Lebih Besar
KSPI Ngotot UMP 2021 Harus Naik, Minimal 8 Persen
Positivity Rate Harian Covid-19 Tembus Rekor 26,67 Persen
Ramalan Zodiak Hari Ini: Scorpio Boros, Sagitarius Harus Profesional
Siapkan Diri! Sri Mulyani Bilang Pandemi Akan Jadi Endemi