sumber foto ekonomi.bisnis.com Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan realisasi belanja Kementerian atau Lembaga sepanjang Januari 2021 mengalami akselerasi dibanding tahun lalu.
Dilansir dari laman ekonomi.bisnis.com, Dia mengatakan kondisi ini utamanya didorong oleh penanganan Covid-19 di awal tahun, a.l. pencairan bantuan sosial (PKH, kartu sembako dan bantaun sosial tunai) serta belanja pelayanan kesehatan di rumah sakit, pembayaran kontrak multi years yang sudah selesai pengerjaannya, dan percepatan lelang pembangunan infrastruktur.
Untuk bantuan sosial, realisasi anggaran Kemensos di awal tahun ini telah mencapai Rp17,6 triliun atau 19 persen terhadap APBN 2021. Seperti diketahui, Kemensos mendapatkan anggaran sebesar Rp92,8 triliun.
Sementara itu, pembayaran kontrak multi years juga telah dilakukan Kementerian PUPR terutama untuk infrastruktur sumber daya air. Adapun, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) realisasi anggaran pada Januari 2021 mencapai Rp4,2 triliun atau 5 persen terhadap APBN. Anggaran untuk Kemenkes Rp84,3 triliun. Sri Mulyani menegaskan realisasi anggaran Kementerian Kesehatan akan mengalami akselerasi pada Februari 2021.
"Nanti akan terjadi akselerasi karena alokasi untuk kesehatan juga akan melonjak," ujar Sri Mulyani, Selasa (23/2/2021). Kondisi ini dipicu oleh tagihan dari perawatan para penderita Covid-19 dan juga untuk vaksinasi yang sudah mulai diakselerasi. Dia yakin ini akan berlanjut pada bulan-bulan mendatang karena adanya vaksinasi. (GA)
Rupiah Perkasa di Rp14.341 di Tengah Risiko Lonjakan Inflasi
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Senin 4 Januari 2021
Tembus Rp 15.030/US$, Rupiah di Level Terlemah 2 Bulan
Tiga Bulan Mendatang, Tarif Listrik PLN Tidak Naik
Intermediasi Lembaga Jasa Keuangan Dorong Pemulihan Ekonomi
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 9 Februari 2022, Naik Lagi!