sumber foto lifestyle.okezone.com, Tidak disangka bahan alami yang ada di rumah bisa digunakan untuk mengobati sakit batuk. Jadi, tidak perlu selalu mengandalkan obat kimiawi dalam mengatasi batuk.
Dilansir dari laman lifestyle.okezone.com, batuk sendiri adalah tindakan refleks yang normal dan alami untuk membersihkan saluran udara dari iritasi. Namun, batuk yang terus-menerus bisa membuat iritasi serta terjaga sepanjang malam. Ini bisa akibat alergi, serbuk sari, debu asap, atau polusi. Tapi tenang saja, ada bahan-bahan alami yang bisa mengobati batuk. Apa saja? Berikut deretannya, sebagaimana dijelaskan laman Times of India.
1. Air garam
Kumur air garam juga dapat meredakan tenggorokan gatal dan mengurangi penumpukan lendir di paru-paru dan saluran hidung. Campurkan 1/4 sendok teh garam dalam 1 cangkir air hangat, lalu berkumur beberapa kali sehari untuk meredakan nyeri dengan cepat. Cara ini tak disarankan untuk anak kecil karena kemungkinan mereka tidak dapat berkumur dengan benar dan menelan air asin tersebut.
2. Jahe
Sifat anti-inflamasi pada jahe dapat meredakan lendir di saluran udara dan mengurangi masalah batuk. Minum teh jahe dengan madu dan lada hitam dapat mengatasi batuk secara efektif. Tapi jangan terlalu banyak minum teh jahe karena bisa menyebabkan sakit perut atau mulas.
3. Peppermint
Peppermint mengandung mentol yang dapat meredakan nyeri dan iritasi di tenggorokan. Selain itu, peppermint juga dapat mengurangi hidung tersumbat. Minum teh peppermint dua sampai tiga kali sehari untuk mengurangi masalah batuk. Anda juga bisa menggunakan minyak peppermint sebagai aromaterapi.
4. Minyak kayu putih
Minyak kayu putih memberikan ketenangan dan melegakan saluran udara. Supaya cepat meredakan batuk, campurkan beberapa tetes minyak kayu putih dalam minyak kelapa atau minyak zaitun, lalu gosokkan ke dada dan tenggorokan. Bisa juga coba uap kayu putih dengan menambahkan beberapa tetes minyak kayu putih ke dalam mangkuk berisi air panas, lalu hirup uapnya.
5. Madu
Madu adalah obat rumahan yang telah dicoba dan diuji untuk pilek dan batuk. Sifat antioksidan, antimikroba, dan antiradang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan madu lebih baik daripada obat yang dijual bebas (OTC) untuk mengobati pilek dan batuk.
Melansir Independent, Dr Oliver Bevington dari Rumah Sakit Anak Southampton Inggris menyarankan orangtua mengobati batuk dan pilek anak dengan madu dan lemon daripada dengan obat yang dijual bebas karena dapat secara tidak sengaja menyebabkan "overdosis". Campurkan dua sendok teh madu dalam teh herbal atau air hangat dan lemon. Minum dua kali sehari untuk hasil yang efektif. (GA)
Kenali 5 Jenis Hepatitis dan Penyebabnya
4 Tips Berpuasa untuk Penderita Diabetes
Ternyata Ini Rahasia Mengapa Ada Orang Tetap Kurus Meski Makan Banyak
Bingung Bedakan Gejala Covid-19 Jenis Baru dan Lama? Yuk Simak Penjelasannya
6 Menu Makan Malam yang Tidak Bikin Gemuk, Bantu Jalani Diet
Sering Buang Air Kecil di Malam Hari, 4 hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya