sumber foto finance.detik.com Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan banyak jenis pekerjaan yang hilang akibat perubahan zaman yang begitu drastis. Hal itu didorong oleh pesatnya perkembangan teknologi.
Dilansir dari laman finance.detik.com, Jokowi mengungkapkan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam Sidang Terbuka Senat Akademik DIES Natalis Ke-45 UNS yang tayang di YouTube, Jumat (12/3/2021).
"Pasar tenaga kerja mengalami perubahan yang sangat drastis, banyak jenis pekerjaan lama yang hilang yang tidak dibutuhkan lagi," sebutnya. Atas kondisi tersebut, Jokowi memberi arahan agar dilakukan perubahan program studi, perubahan kurikulum dan perubahan karakter dosen.
Dirinya mengingatkan bahwa revolusi industri 4.0 telah mengubah banyak hal dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya penting untuk melakukan riset untuk menyikapi perubahan.
"Revolusi industri jilid ke-4 telah berbuat banyak ilmu pengetahuan dan teknologi lama menjadi usang. Teori manajemen, organisasi, dan model bisnis juga banyak berubah. Pola komunikasi dan perilaku masyarakat juga banyak berubah. Tentu saja agenda riset pun harus banyak melakukan perubahan-perubahan," papar Jokowi. "Digitalisasi yang dulu sulit diperkenalkan, sekarang semua institusi, semua harus melakukannya," tambah Jokowi. (GA)
Positif Covid-19 Bertambah 4.071 Orang, Berikut Sebaran Kasus di 34 Provinsi
Data Terbaru Corona Terkait Indonesia, 20 Maret 2020 Pukul 13.00 WIB
Pandemi Covid-19, Jokowi: Indonesia Butuh Banyak Inovator
Ramalan Zodiak Hari Ini: Virgo Ada Angin Segar Libra Order Lumayan Besar
Ramalan Zodiak Hari Ini: Keuangan Pisces Memadai, Tapi Aries Lagi Kacau
Astra Dukung PSSI Lahirkan Skuat Tim Nasional eFootball Pertama Indonesia