sumber foto cnnindonesia.com Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan masyarakat agar tak lengah menerapkan protokol kesehatan (prokes). Hal itu diungkapkan terkait lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di India.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com, "jangan lengah, kita jangan mengulang, belajar dari problem yang ada di India," kata Tito di Gedung PKK Ditjen Pemdes Kemendagri, Jakarta Selatan, Rabu (28/4).
Menurut Tito, India bisa menjadi pembelajaran penting. Pasalnya, masyarakat setempat pernah lengah dan bereuforia saat kasus Covid-19 melandai. Mereka beramai-ramai melakukan aktivitas tanpa penerapan prokes.
"Euforia, masker tidak dipakai, kegiatan keagamaan bebas, lepas, kegiatan olahraga juga, dan muncul varian baru juga, yang double mutan, rumah sakit kolaps tidak mampu menangani, kremasi di mana-mana, kenapa ini terjadi? Lengah!" ungkap Tito tegas.
Untuk itu, Tito meminta semua pihak berpadu mengampanyekan prokes. Di tengah kehadiran program vaksinasi nasional yang sedang berjalan, protokol kesehatan tetap memegang peran penting.
Secara khusus, ada pelajaran dari merebaknya kembali Covid-19 di India. Lebih lanjut Tito mengatakan, penularan Covid-19 masih mengancam setiap saat. Memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas menjadi kunci utama memutus penularan Covid-19.
"Oleh karena itu, kita jangan lengah dan jangan lelah untuk mengampanyekan terus memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, hindari kerumunan, kurangi mobilitas yang tidak perlu," ujar Tito. (GA)
Pemerintah Alokasikan Rp 3 T buat Diskon PPnBM, Menperin: Hasilnya Memuaskan
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB
Iuran BPJS Kesehatan yang Berlaku Per 22 Juli 2022
Mahalnya Avtur Bisa Dibebankan ke Tiket Pesawat, Ini Kata Kemenhub
Unri Siap Gelar Program Wirausaha Merdeka di Sumatera
Baca Zodiak Anda Minggu Ini