(foto: int) Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) menguat menyusul kondisi pasar saham AS dan harga minyak yang menguat. Jumat, 26 Februari, dibuka menguat ke posisi Rp13.394 per USD jika dibandingkan dengan penutupan kemarin yang berada di posisi Rp13.412 per USD.
Mengutip data Bloomberg, rupiah menguat sebesar 17 poin atau setara 0,13 persen ke posisi Rp13.395 per USD. Adapun pada pagi ini gerak rupiah berada di posisi Rp13.383-Rp13.407 per USD dengan year to date (ytd) return minus 2,85 persen. Sementara itu, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah menguat sebesar 35 poin atau setara 0,26 persen ke posisi Rp13.395 per USD.
Sebelumnya, analis Samuel Sekuritas, Rangga Cipta, dalam hasil risetnya, pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diprediksi kembali menguat setelah sebelumnya melemah tipis pada penutupan Kamis sore. “Rupiah hari ini berpeluang mengembalikan sentimen penguatannya,” tutur dia seperti dilansir metrotvnews.com.(*)
Parl-3180
Harga Emas Antam Cetak Rekor Termahal, Capai Rp 944 Ribu per Gram
Tarif Bea Meterai Sepakat Diganti Jadi Rp 10.000
Rupiah Dekati Rp15 Ribu per Dolar AS, Tertinggi Setahun Terakhir
Pemerintah Kebut Realisasi 30 Proyek Investasi Rp360 Triliun Tahun Ini
Plastik Kena Cukai, Penerimaan Negara Tambah Rp 1,6 T
Terus Naik, Disimak Rincian Harga Emas Pegadaian pada 12 Maret 2021