Perkebunan sawit. (foto: Parlindungan) Di sela-sela harga komoditi karet yang tak kunjung membaik, justru harga komoditi sawit stabil. Sehingga, di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, warga perlahan-lahan memilih untuk mengembangkan komoditi sawit.
“Kalau karet tak bisa kita andalkan sekarang, karena harganya jauh dibawah. Terpaksa beralih ke sawit lagi,” kata Erdison, salahseorang pemuka masyarakat Cerenti kepada wartawan, Senin (29/2/2016) seperti dilansir Riau Pos, Selasa (01/3/2016.
Mayoritas warga diakuinya, berani menumbangkan pohon karetnya demi menggantinya dengan sawit. Dengan harapan, kebun sawit ini mampu memperbaiki ekonomi keluarga. “Karena harganya stabil, ditambah lagi bisa cepat kita nikmati,” katanya.
Senada dengan itu, Saini, salah seorang warga di Pangean juga mengganti kebun karetnya dengan komoditi sawit. Baginya, karet sulit diandalkan untuk membantu ekonomi keluarga, karena sudah hampir 4 tahun harganya terus turun. “Jadi, kalau ada sekarang kebun karet, bagusnya ditumbang aja, karena ntah kapan harganya mahal. Bagusnya diganti dengan sawit,” ujarnya.(*)
Parl-3180
Jarak Pandang 100 Meter, 6 Penerbangan di Bandara Pekanbaru Ditunda
PUPR Revitalisasi Cagar Budaya Tangsi Belanda di Kabupaten Siak
Warisan Sultan Sultan Syarif Kasim II dan Siapa yang Berhak Mendapatkannya
Jelang Natal 2019, Ruas Tol Pekanbaru - Minas Sudah Beroperasi
Balai Taman Nasional Tesso Nilo Jelaskan Area Terdampak Karhutla Riau
Akses Jalan dari Pekanbaru Menuju Siak Dialihkan ke Simpang Makam Putri Kaca Mayang