sumber foto merdeka.com Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta industri hulu migas sebagai sektor kritikal tetap menjalankan tugasnya di tengah pandemi Covid-19. Khususnya dalam mencari dan memproduksi minyak dan gas bumi di Indonesia.
Dilansir dari laman merdeka.com, hal ini disampaikan Jokowi melalui pidato pembuka yang dibacakan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam acara webinar Indonesian Petroleum Association (IPA), Rabu (1/9).
"Pandemi Covid-19 telah berdampak pada seluruh sektor perekonomian global termasuk Indonesia. Namun, industri hulu migas sebagai salah satu sektor kritikal tetap harus melaksanakan aktivitasnya guna mencari dan memproduksi minyak dan gas bumi," ucap Menteri Arifin.
Dia mengungkapkan, sebagai negara yang sedang berkembang, Indonesia membutuhkan energi yang sangat besar. Di antaranya minyak dan gas bumi. "Minyak dan gas bumi merupakan salah satu sumber energi yang masih mendominasi di Indonesia, selain batubara dan energi terbarukan," jelasnya.
Selain sebagai penyedia sumber energi, industri hulu migas juga terbukti mampu menjadi penggerak perekonomian nasional. Sehingga, kepala negara berharap, sektor industri hulu migas tetap menjalankan tugasnya di tengah pandemi Covid-19.
"Keberadaan industri migas di berbagai tempat di Indonesia telah mendorong munculnya aktivitas aktivitas perekonomian di wilayah tersebut," tegasnya mengakhiri. (GA)
Ditopang Usaha Lokal, Investasi Perikanan Naik Jadi Rp 4,9 T
Konsumsi BBM Pertalite Rencana Dibatasi Tahun Ini, Siapa Boleh Beli?
Di Kala Tas Plastik Berbayar Rp 200 di Indonesia, Bagaimana di Luar Negeri?
Pertamina Pesan 8 Kapal Tanker Senilai Rp 2,66 T
Indonesia Berpotensi Menjadi Produsen Mobil Listrik Dunia
Harga Jual Beras Impor, Bulog Tunggu Keputusan Pemerintah