sumber foto merdeka.com Sebanyak 79.657.762 orang yang sudah mendapat vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Indonesia. Ini menunjukkan, penerima vaksin Covid-19 dosis pertama sudah mencapai 38,25 persen dari target 208.265.720 orang.
Dilansir dari laman merdeka.com, jumlahnya bertambah 142.406 dari data 19 September 2021 pukul 12.00 WIB yang mencatat penerima vaksin Covid-19 dosis satu masih 79.515.356 orang.
Sementara jumlah orang yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua sebanyak 45.224.650 atau setara 21,71 persen. Bertambah 90.456 dari data kemarin hanya 45.134.194 orang.
Sedangkan penerima vaksin Covid-19 dosis ketiga mencapai 856.589 atau setara dengan 58,32 persen dari target 1,4 juta orang. Meningkat 785 dari data kemarin masih 855.804 orang.
Kementerian Kesehatan mencatat vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah diberikan ke lima kelompok masyarakat, yaitu tenaga kesehatan, petugas publik, lansia, masyarakat umum, dan remaja.
Data ini disampaikan Kementerian Kesehatan melalui kemkes.go.id, Senin (20/9) pukul 12.00 WIB. Selain program vaksinasi pemerintah, Kementerian Kesehatan juga melaporkan data vaksinasi gotong royong.
Berikut ini rincian data vaksinasi Covid-19 program pemerintah dan gotong royong:
Tenaga kesehatan
Dosis 1: 1.962.634 (133,62 persen)
Dosis 2: 1.802.824 (122,74 persen)
Dosis 3: 856.589 (58,32 persen)
Petugas publik
Dosis 1: 27.650.361 (159,58 persen)
Dosis 2: 15.190.096 (87,67 persen)
Lansia
Dosis 1: 5.916.210 (27,45 persen)
Dosis 2: 4.148.327 (19,25 persen)
Masyarakat umum
Dosis 1: 39.897.560 (28,25 persen)
Dosis 2: 21.074.332 (14,92 persen)
Remaja
Dosis 1: 3.270.575 (12,25 persen)
Dosis 2: 2.280.232 (8,54 persen)
Gotong Royong
Dosis 1: 955.227 (6,37 persen)
Dosis 2: 727.422 (4,85 persen).
(GA)
Positif Covid-19 Tambah 13.695, Kematian Pecah Rekor 476
Faktor Risiko dan Cara Cegah Sindrom Kematian Mendadak Pada Bayi
Kemendag Percepat Implementasi UU Cipta Kerja
Pemerintah Jamin Keringanan Biaya Mahasiswa di Tengah Pandemi Corona
Tinggal Ketenagakerjaan, Ini Update Omnibus Law Cipta Kerja
Tujuan di Balik Kebijakan KTP Jadi NPWP