Komisi II DPRD Bengkalis saat gelar rapat bersama Dishubkominfo Bengkalis bahas masalah 16 Mobdin bebas antrian roro. (foto:Jun) Terkait bebas antrian terhadap 16 mobil dinas (mobdin) Bengkalis yang dikeluarkan (Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Bengkalis terus manjadi polemik di kalangan masyarakat Bengkalis melalui media sosial.
Adanya polemik tersebut, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis langsung melakukan rapat bersama Dishubkominfo Bengkalis membahas 16 mobil dinas yang bebas antrian di roll on roll off (Roro) Bengkalis, Senin (15/3/16) sore.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Syahrial saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (16/3/2016) menyampaikan, bahwa DPRD Bengkalis meminta kepada Dishubkominfo Bengkalis supaya merevisi surat yang sudah diterbitkan.
Selain itu, ungkap Politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) daerah pemilihan Rupat itu, pihaknya akan mengadakan rapat yang lebih besar lagi bersama Forkopimda dan pihak yang terkait. “Dan juga kita mendorong agar dilakukan rekayasa lalulintas antrian, untuk menghindari penerobosan antrian di roro Bengkalis-Pakning,” tegasnya.
Syahrial menambahkan, seharusnya di roro penyebrangan Bengkalis-Pakning supaya diberlakukan hanya satu pintu masuk. “Agar saat antrian bisa tertib, membuat satu pintu masuk, dan pada tahun ini juga kita meminta supaya sudah dilaksanakan,” harapnya.
Selain itu ia meminta, saat rapat yang akan dianggendakan pada minggu depan itu bisa terlaksana dan kami berharap Bupati Bengkalis untuk menyiapkan waktu saat rapat itu nantinya.(*)
Pekan Depan Tiket Pesawat Turun, Citilink Kaji Jadwal Penerbangan
166 Wilayah Banjir dan Tanah Longsor Warnai Musibah di Awal Tahun
Perkosmi Dorong Pemerintah Lengkapi Infrastruktur Kewajiban Sertifikasi Halal
Padang Panjang Kebagian Exit Tol, 'Angin Segar’ dari Jalan Tol Trans Sumatra
Harga BBM Makin Mahal, Kendaraan Logistik Diusulkan Pakai BBG
Butuh Rp 60 T untuk Bangun Tol Sumatera 825 Km