sumber foto liputan6.com Bank Indonesia (BI) dan Central Bank of the United Arab Emirates (CBUAE) menandatangani Nota Kesepahaman untuk mendorong kerja sama dalam Sistem Pembayaran. Selain itu, kerja sama antara Bank Indonesia dengan Bank Sentral UEA ini juga dalam Inovasi Keuangan Digital (SP-IKD).
Dilansir dari laman liputan6.com. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan, Nota Kesepahaman mencakup tiga bidang utama yakni inovasi digital di bidang layanan keuangan dan pembayaran, sistem pembayaran lintas batas termasuk sistem pembayaran ritel, serta kerangka Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendananaan Terorisme (APU-PPT).
Nota Kesepahaman juga memayungi kerja sama baik dalam lingkup sistem keuangan konvensional maupun syariah. "Lebih jauh, Nota Kesepahaman tersebut akan diwujudkan dalam berbagai kegiatan seperti dialog kebijakan, pertukaran informasi, kerja sama teknis, program pengenalan fintech, working-level committee, atau kerja sama lain yang dipandang relevan oleh BI dan CBUAE," jelas dia dalam keterangan tertulis, Selasa (9/11/2021).
Perry menekankan, Nota Kesepahaman dengan CBUAE merupakan upaya Bank Indonesia dalam memperluas kerja sama antara Bank Indonesia dengan mitra strategis di berbagai area utama.
Nota Kesepahaman ini juga merupakan wujud kontribusi Bank Indonesia dalam mendukung upaya Pemerintah Indonesia untuk menjadi anggota Financial Action Task Force (FATF), sekaligus menunjukkan komitmen Bank Indonesia dalam memerangi tindakan pencucian uang dan pendanaan terorisme, serta memenuhi rekomendasi FATF. (RF)
Pemerintah Cadangkan Rp 35,1 T untuk Vaksin dan Imunisasi Covid-19 Tahun ini
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Rabu 17 Maret 2021
Harga Emas Batangan 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 2 Juli 2020
Harga Emas Sentuh Rekor Lagi, Dijual Rp 783.000/Gram
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Kamis 1 April, Antam Turun Lagi Bun!
OJK Perpanjang Relaksasi untuk Industri Keuangan Non-Bank hingga 17 April 2023, Ini Rinciannya