(foto: int) Meskipun tampak menyeramkan tapi serangga punya banyak manfaat. Selain ramah lingkungan, serangga seperti jangkrik hingga ulat juga bisa jadi makanan bergizi masa depan.
Menurut Organisasi Pangan (FAO) dan Pertanian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serangga yang dapat dimakan mengandung protein berkualitas tinggi, vitamin dan asam amino bagi manusia. Selain memiliki nilai gizi tinggi, serangga juga dapat mengurangi dampak kerusakan planet dari sumber protein yang lebih konvensional seperti daging.
Menurut ? CNBC (17/03/2016), FAO menyatakan, bahwa ?serangga? memiliki "tingkat konversi makanan yang tinggi"?. M?isalnya saja jangkrik yang membutuhkan pakan enam kali lebih rendah dari hewan ternak. Sehingga serangga dapat membantu kurangi efek rumah kaca dan dapat dibudidayakan pada sampah organik.
Di Prancis, ada satu perusahaan yang kini memanfaatkan serangga dalam skala besar.
Ynsect merupakan perusahaan yang menggunakan serangga sebagai bioconvert substrat organik seperti produk sampingan sereal dan mengubah serangga menjadi sumber daya nutrisi yang berkelanjutan untuk agro-industri. Perusahaan ini telah bereksperimen untuk menemukan jenis serangga terbaik untuk memproduksi protein bubuk dari serangga dalam jumlah besar.
"Ynsect telah bekerja pada banyak penelitian serangga di laboratorium penelitian dan pengembangan, tetapi kami telah memilih satu spesies untuk diperkenalkan pada ?p?asar yaitu larva kumbang," tutur Antonie Hubert,CEO Ynsect mengatakan kepada CNBC seperti dilansir detik.com.(*)
Parl-3180
10 Pantai Terbaik di Dunia Menurut Wisatawan
Hingga Bulan Mei 2019, Ada 2,3 Juta Wisman Liburan ke Bali
Ini Syarat Perjalanan ke Luar Kota Tanggal 18 Mei hingga 24 Mei Mendatang
Harga Tiket Pesawat Murah Dijual Besok, Catat Nih Daftar Rutenya!
Daftar Libur Akhir Tahun dan Cuti Bersama Desember 2020 plus Long Weekend
Taman Nasional Lorentz Jadi Google Doodle