sumber foto health.detik.com Hari Diabetes Sedunia yang diperingati setiap 14 November, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan isu penyakit diabetes. Diabetes tak hanya menyerang orang usia lanjut, tetapi juga bisa menyerang siapa saja termasuk anak muda.
Dilansir dari laman healthdetik.com. Berdasarkan laporan Statistik Diabetes Nasional 2020, sekitar 210.000 anak dan remaja di bawah usia 20 tahun di Amerika Serikat telah terdiagnosa diabetes. Maka dari itu, penting untuk mengetahui gejala dan upaya pencegahan sehingga deteksi dan pengobatan dini dapat dilakukan.
Tujuan lain dari deteksi dini penyakit diabetes adalah untuk mencegah komplikasi hingga meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup seseorang. Sementara itu, dr Kartika Yulianti, dokter umum dari RSPAD Gatot Subroto membenarkan pernyataan yang menyebut jika diabetes bisa menyerang anak muda.
"Diabetes nggak nentu, dulu orang di atas 40 tahun risiko naik, sekarang 20 tahunan aja naik," kata dr Kartika dalam peringatan Hari Diabetes Sedunia, bersama Novo Nordisk Indonesia, Minggu (14/11/2021). dr Kartika juga menyinggung kaitannya diabetes dengan pola makan yang buruk, seperti mengonsumsi makanan tidak sehat.
Tujuan olahraga itu membantu masukan gula di dalam darah ke dalam sel, ketika olahraga yang lebih menggerakkan seluruh tubuh lebih membantu sensitivitas sel-sel di tubuh kita," lanjutnya. Selain itu, ia juga menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin. (RF)
Milenial Rentan Stroke, Dokter Imbau Luangkan Waktu Olahraga di 2020
Penyebab dan Gejala Badai Sitokin Akibat COVID-19, Ini yang Perlu Diwaspadai
Daftar Promo Harbolnas 2019 Zalora, Lazada hingga Shopee
Pemerintah Terbitkan Standar SNI untuk Masker Kain, Ini Kriterianya
7 Tanda Sakit Ginjal yang Tidak Boleh Diabaikan
Kenali, Perbedaan Antara Gejala Long Covid dan COVID-19