Sumber foto tempo.co Beberapa hal buruk bisa saja terjadi ketika seseorang sedang berkendara, tak terkecuali kekerasan atau road rage. Dengan kondisi lalu lintas yang semrawut, sejumlah pengendara berpotensi terpancing emosi hingga akhirnya meluapkan kemarahannya di jalan.
Dilansir dari laman otomotif.tempo.co. Apabila hal ini terjadi, maka pengendara sudah menghilangkan sedikit unsur keselamatan berkendara. Maka dari itu, sejumlah pengemudi, baik motor ataupun mobil, wajib menghindari road rage. Terkait hal tersebut, pembalap Indonesia Rifat Sungkar menjelaskan bagaimana tips keselamatan berkendara untuk menghindari situasi road rage. Menurutnya, setiap pengendara harus bisa mengatur sendiri, baik dari emosi dan waktu perjalanan.
“Soal road rage, bagaimana bisa tehindar? Jawaban saya selau sama, itu terjadi ketika terpacu emosi dan tekanan waktu. Kalau kita tidak jadi bagian road rage itu artinya kita bisa me-manage sendiri,” kata dia dalam acara virtual bersama Mitsubishi.
Lebih jelas, Rifat menerangkan bahwa hal yang harus dilakukan oleh para pengendara motor dan mobil adalah mempercepat waktu keberangkatan. Karena menurutnya, hal ini tidak akan memicu road rage, meski disalip oleh sejumlah kendaraan lain. “Berangkat lebih cepat satu jam, kalau berangkatnya lebih cepat kita akan santai di jalan raya. Tenang di jalan raya akan memberikan ketenangan di jalan bagi orang lain,” lanjut Rifat menambahkan. (RF)
LAPAN Ungkap Fenomena Matahari Tepat Berada di Atas Kakbah
Hyundai Ioniq 5 Diklaim Bisa Melaju 100 Km Setelah Isi Daya 5 Menit
Black Shark 3 Versi Snapdragon 865 Plus Segera Diperkenalkan
6 Tanda Ponsel Kena Hack, Harus Waspada!
Mobil Kembar tapi Beda Harga
Jangan Panik, Begini Cara Mengatasi Rem Blong pada Mobil Matik