Sumber foto tempo.co Beberapa hal buruk bisa saja terjadi ketika seseorang sedang berkendara, tak terkecuali kekerasan atau road rage. Dengan kondisi lalu lintas yang semrawut, sejumlah pengendara berpotensi terpancing emosi hingga akhirnya meluapkan kemarahannya di jalan.
Dilansir dari laman otomotif.tempo.co. Apabila hal ini terjadi, maka pengendara sudah menghilangkan sedikit unsur keselamatan berkendara. Maka dari itu, sejumlah pengemudi, baik motor ataupun mobil, wajib menghindari road rage. Terkait hal tersebut, pembalap Indonesia Rifat Sungkar menjelaskan bagaimana tips keselamatan berkendara untuk menghindari situasi road rage. Menurutnya, setiap pengendara harus bisa mengatur sendiri, baik dari emosi dan waktu perjalanan.
“Soal road rage, bagaimana bisa tehindar? Jawaban saya selau sama, itu terjadi ketika terpacu emosi dan tekanan waktu. Kalau kita tidak jadi bagian road rage itu artinya kita bisa me-manage sendiri,” kata dia dalam acara virtual bersama Mitsubishi.
Lebih jelas, Rifat menerangkan bahwa hal yang harus dilakukan oleh para pengendara motor dan mobil adalah mempercepat waktu keberangkatan. Karena menurutnya, hal ini tidak akan memicu road rage, meski disalip oleh sejumlah kendaraan lain. “Berangkat lebih cepat satu jam, kalau berangkatnya lebih cepat kita akan santai di jalan raya. Tenang di jalan raya akan memberikan ketenangan di jalan bagi orang lain,” lanjut Rifat menambahkan. (RF)
Huawei Perkenalkan MateBook D14 dan D15, Apa Bedanya?
MV Agusta Brutale 1000 Nurburgring 2021 Dirilis Terbatas, Harga Mulai Rp 656 Juta
Bocoran iPhone 13 Marak Beredar di Internet, Seperti Apa?
Redmi 10 Prime Meluncur dengan Kapasitas Baterai Lebih Besar
KPU minta pelantikan 5 anggota DPR jadi tersangka ditanya ke Jokowi
Warga Ungkap Kualitas Siaran TV Analog & Digital Jabodetabek usai ASO