sumber foto liputan6.com Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memastikan situasi kelangkaan minyak goreng premium dan sederhana dalam bentuk kemasan akan kembali normal sepekan ke depan, paling lambat akhir Februari 2022.
Dilansir dari laman liputan6.com. "Saya pastikan sepekan ke depan akan kembali normal dan paling lambat akhir Februari ini, semuanya normal kembali," ujar Mendag di Pasar Pabaeng-baeng Makassar, Kamis. Ia mengatakan kepastian stok kebutuhan dan harga akan kembali normal karena rantai pasokan yang terganggu sebelumnya, sehingga menyebabkan kelangkaan.
Mendag Muhammad Lutfi menyatakan kebutuhan masyarakat akan minyak goreng pada Februari ini, yakni 280 juta liter, dan itu akan dipenuhi sebelum Februari berlalu. "Kita membutuhkan 280 juta liter dan sampai Selasa kemarin itu sudah dipenuhi sepertiganya. Ada 63 juta liter sudah distribusi dan ini sudah berangsur membaik," katanya.
Distribusi Minyak Goreng
Dia menyebutkan adanya permasalahan pada kelancaran operasi produksi dan pendistribusian minyak goreng mengakibatkan kelangkaan minyak goreng di pasaran. Meski begitu, saat ini sudah mulai normal.
"Karena ada gangguan dalam operasinya dan kemarin itu sudah mulai beroperasi lagi Selasa kemarin. InsyaAllah semuanya akan membaik," ujar Mendag Lutfi. Menurut dia, kedatangannya ke Makassar untuk memastikan distribusi berjalan kembali dengan normal dan menyampaikan jika suplainya sepekan ke depan sudah stabil. (RF)
Tak Semua Pemilik NIK Wajib Bayar Pajak, Ini Kriterianya
Kemenhub Terbitkan Aturan Perjalanan Baru Cegah Varian Omicron, Ini Isinya
Mau Jadi Negara Maju, Indonesia Harus Tekan Kesenjangan Keterampilan Digital
Kemenhub Bakal Rilis Aturan Perjalanan Natal dan Tahun Baru
Erick Thohir: Industri Penerbangan RI Pulih Minimal pada Oktober 2022
Kartu Kredit Over Limit usai Lebaran, Bagaimana Solusinya?