Usaha kecil kerajinan batik Riau. (foto: Parlindungan)
Bank Indonesia (BI) kemarin menurunkan tingkat suku bunga acuan, BI Rate dan 7 Days Repo Rate. Penurunannya masing-masing 25 basis poin alias 0,25%.
Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK), penurunan tingkat suku bunga acuan akan mengurangi biaya modal perusahaan. "Itu kan mengurangi pendapatan (bank) di tabungan tapi mengurangi juga beban bunga untuk pinjaman. Itu artinya, diharapkan bahwa dunia usaha akan lebih bergairah, karena ongkos di bidang modal menurun," kata JK di kantornya, Jumat (17/6/2016).
Selama ini perusahaan menjual produk dan jasanya dengan tinggi karena bunga kredit yang tinggi. Setelah bunga kredit mulai turun, diharapkan harga produk dan jasa pun bisa semakin bersahabat. "Tapi kalau bunganya rendah, itu harga pokoknya bisa turun. Begitu kan, itu kita harapkan supaya orang mau investasi daripada deposito di bank," jelasnya seperti dilansir detik.com.(*)
Parl-3180
Rupiah di Posisi Paling Kuat Tahun Ini, Tekuk Dolar AS ke Rp 13.897
Enam Perusahaan Melantai Bareng di Bursa Hari Ini
Cek di Sini Jadwal Pemblokiran Kartu ATM BCA, Mandiri, dan BTN
Indonesia Angkat 3 Isu Ekonomi Digital di Rangkaian Acara G20 Bali, Ini Rinciannya
Menko Airlangga Masih Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,5 Persen di 2021
Ini Dia 6 Atribut Bisnis Dibagikan Milioner Muda