(foto: Parlindungan) Pemerintah memproyeksikan perekonomian Indonesia kuartal II-2016 (April-Juni) bisa mencapai 5,1%.
Proyeksi tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi pada kuartal I-2016 yang sebesar 4,92%. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang senada dengan pernyataan Menko Perekonomian Darmin Nasution. "Kami sejalanlah (proyeksi 5,1%)," kata Bambang di kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (17/6/2016).
Sampai dengan akhir tahun, pemerintah optimistis bisa mencapai 5,2%, sesuai denganyang disepakati dalam pembahasan sementara Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Perubahan 2016. Artinya dalam dua kurtal terakhir di tahun ini, ekonomi harus tumbuh di atas 5,2%. Angka pertumbuhan tertinggi diperkirakan bisa terealisasi di akhir kuartal. "Kan bisa (tercapai)," imbuhnya dilansir detik.com.(*)
Parl-3180
Bea Materai Segera Disahkan, Harga Materai Jadi Rp 10 Ribu
Realisasi BLT Dana Desa Capai Rp 21,9 Triliun per 28 Mei 2021
Pertamina Siapkan Investasi Rp 142,8 Triliun di 2021
Iuran Per Bulan Rp10.000-an, Masih Ada 85 Persen UMKM Belum Terlindungi Jamsostek
Rupiah Berpotensi Lesu pada Perdagangan Selasa 23 Agustus 2022
Tiga Negara Penyumbang Surplus Dagang Terbesar Indonesia