sumber foto cnbcindonesia.com Harga minyak dunia menguat pada awal perdagangan hari ini setelah OPEC+ mempertahankan kebijakan pemotongan produksi. Pada Senin (5/12/2022) pukul 06.34 WIB harga minyak Brent naik 0,4% menjadi US$85,95 per barel. Sedangkan jenis light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) tercatat 0,4% menjadi US$80,28 per barel.
Dilansir dari laman cnbcindonesia.com. OPEC+ setuju untuk tetap berpegang pada target produksi minyaknya pada pertemuan pada hari Minggu karena pasar minyak berjuang untuk menilai dampak dari perlambatan ekonomi China pada permintaan dan pembatasan harga G7 pada pasokan minyak Rusia. OPEC+, yang terdiri dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, membuat marah Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya pada Oktober ketika setuju untuk memangkas produksi sebesar 2 juta barel per hari (bpd), sekitar 2% produksi dunia dari November hingga akhir 2023.
Kartel ini berpendapat telah memangkas produksi karena prospek ekonomi yang lebih lemah. Harga minyak telah menurun sejak Oktober karena pertumbuhan China dan global yang lebih lambat dan suku bunga yang lebih tinggi, mendorong spekulasi pasar bahwa kelompok tersebut dapat memangkas produksi lagi.
Di sisi lain, negara-negara G7 dan Australia menyetujui batas harga US$60 per barel untuk minyak mentah lintas laut Rusia. Batas harga ini sebagai langkah untuk menghilangkan pendapatan Presiden Vladimir Putin sambil menjaga agar minyak Rusia tetap mengalir ke pasar global.
Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan pada hari Minggu bahwa Rusia lebih suka memangkas produksi daripada memasok minyak di bawah batas harga dan mengatakan bahwa batas tersebut dapat mempengaruhi produsen lain.
(iv)
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 3 September 2020
Soal Kasus Tiket Pesawat, Kemenhub Terbuka atas Saran KPPU
Mulai Pulih, Ekonomi RI di 2022 Diyakini Capai 5,3 Persen
Siap-Siap Para Youtuber, Kantor Pajak Mengincarmu
Daerah dengan Bandara Sepi Penumpang Bakal Diberi Subsidi
Harga CPO KPBN 5 Desember 2022 Masih Turun Rp 68/kg