sumber foto merdeka.com Merujuk informasi dari Malaysian Palm Oil Borad (MPOB), pada Kamis Lalu, pemerintah Malaysia telah menetapkan untuk mempertahankan pajak ekspor minyak sawit mentah (CPO) sebesar 8% dan menaikkan harga acuannya menjadi RM 3,893.25 (US$ 917.14) per ton, pada bulan Februari 2023. Sebelumnya, harga rujukan bulan Januari adalah RM 3.889,52 per ton.
Dilansir dari laman infosawit.com. Sementara, Pajak Ekspor atau Bea keluar (BK) CPO di Indonesia periode 16−31 Desember 2022, merujuk pada Kolom Angka 5 Lampiran Huruf C Peraturan Menteri Keuangan Nomor 123/PMK.010/2022, yaitu sebesar US$ 52 per ton.
“Saat ini harga referensi CPO mengalami peningkatan dan kembali menjauhi threshold US$ 680/ton. Untuk itu, Pemerintah mengenakan bea keluar CPO sebesar US$ 52/MT untuk periode 16–31 Desember 2022,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso, dalam keterangan resmi diterima infoSAWIT, pada pertengahan Januari 2023 lalu.
(iv)
Insentif Pajak yang Diberikan Pemerintah untuk Sektor UMKM dari Tahun ke Tahun
Amazon Bakal PHK 10 Ribu Karyawan
Sah! The Fed Tak Lagi Agresif, Dunia Tak Jadi Resesi?
Bisa Langsung Turun Kelas BPJS Kesehatan di Bulan yang Sama Selama Januari 2020, Cukup 3 Syarat..
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Senin (28/12)
Lompat Rp 14.500, Harga Emas Antam Jadi Rp 717.000/Gram