sumber foto merdeka.com Kondisi perekonomian global masih diselimuti ketidakpastian. Hal ini ditandai dengan adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di beberapa perusahaan besar. Salah satunya perusahaan telekomunikasi Ericsson. Perusahaan telekomunikasi dan jaringan multinasional asal Swedia tersebut berencana akan memangkas sekitar 1.400 pekerja di Swedia. PHK tersebut dilakukan untuk mengurangi beban biaya secara global. Perusahaan sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk memangkas biaya sebesar 9 miliar Krona Swedia (USD 880 juta) pada akhir tahun 2023 karena permintaan melambat di beberapa pasar, termasuk Amerika.
Dilansir dari laman merdeka.com. Juru Bicara Ericsson mengatakan kesepakatan sekarang telah dicapai dengan serikat pekerja Swedia tentang bagaimana mengelola pengurangan jumlah karyawan. Dia menambahkan bahwa perusahaan bermaksud melakukan pemotongan melalui program sukarela. Ericsson terakhir melakukan pemangkasan karyawan besar-besaran pada tahun 2017, ketika memberhentikan ribuan karyawan dan berfokus pada penelitian untuk menarik perusahaan keluar dari kerugian.
Perusahaan telekomunikasi itu kini sedang bernegosiasi dengan serikat pekerjanya di Swedia selama berbulan-bulan tentang cara menangani pemotongan biaya. Kesepakatan sekarang telah dicapai dengan serikat pekerja Swedia tentang bagaimana mengelola pengurangan jumlah karyawan, kata seorang juru bicara, menambahkan bahwa perusahaan bermaksud melakukan pemotongan melalui program sukarela.
Seperti diketahui, badai PHK telah melanda sektor teknologi dalam beberapa bulan terakhir. Pekan lalu, Apple dilaporkan telah melakukan PHK terhadap ratusan karyawan kontraknya selama beberapa hari belakangan. Informasi ini sejalan dengan laporan pada Agustus 2022 lalu, yang menyebut search Apple mem-PHK 100 karyawan kontrak.
(iv)
Punya Setengah Cadangan Dunia, Produsen Yakin Masa Depan Cerah Industri Nikel Indonesia
IHSG Dibuka Turun 11 Poin ke 5.817
Cek Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, Senin 29 November 2021
Turun Lagi Nih!, Cek Harga Emas 24 Karat di Pegadaian, Rabu 6 Oktober 2021
Harga Emas Hari Ini Akhirnya Naik, Ini Rinciannya dari 1 Gram Hingga 1 Kg
Sri Mulyani Ungkap Penerimaan Pajak Baru Rp 374 T, 30% dari Target