foto: int Masyarakat Kabupaten Bengkalis dihimbau untuk tidak resah dengan beredarnya vaksin-vaksin palsu sebagaimana yang telah ditemukan di sejumlah rumah sakit di Indonesia yang akhir-akhir ini marak terjadi.
Di Kabupaten Bengkalis, sampai detik ini dinyatakan bebas dan tidak ditemukan berbagai jenis vaksin palsu tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Masalah Kesehatan Lingkungan, Irawadi, baru-baru ini menegaskan, jika Kabupaten Bengkalis sejauh ini aman dari peredaran vaksin palsu. Bahkan setelah dilakukan pemantauan di sejumlah rumah sakit dan apotek, tidak ditemukan vaksin ini.
"Yang bermaslah itu (vaksin palsu, red) kan di rumah sakit-rumah sakit swasta. Untuk Bengkalis sendiri tidak ditemukan vaksin palsu yang perdarannya merugikan masyarakat," terang Irawadi.
Dijelaskan Irawadi, Bengkalis dipastikan aman dari masuknya vaksin-vaksin palsu, karena sejauh ini vaksin yang didistribusikan dan dipergunakan oleh masyarakat adalah vaksin yang langsung didatangkan dari Kementerian Kesehatan RI. Setiap tahun vaksin-vaksin yang diperlukan terlebih dahulu diusulkan ke provinsi melalui mekanisme yang benar sesuai kebutuhan yang ada.
"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, karena vaksin langsung didistribusikan dari pusat (Kemenkes, red)," himbau Irawadi menambahkan.
Disinggung bisa saja ada oknum atau pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab menjual vaksin-vaksin palsu di daerah ini, menurut Irawadi pihaknya secara kelembagaan memang tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan. Namun kewenangan penuh tentu berada di tangan BPOM selaku pihak yang memiliki otoritas dalam menangani hal ini.(*)
Jun-1080
Waspadai 9 Kebiasaan yang Dapat Merusak Ginjal
Kenali Kanker Osteosarkoma pada Anak, Gejalanya Mirip Patah Tulang
10 Cara Jaga Daya Tahan Tubuh agar Terhindar dari Virus Corona
9 Penyebab Sinusitis, Gejala, dan Pengobatannya yang Tepat
4 Penyebab Gigi Copot pada Orang Dewasa, Bisa Jadi Gejala Penyakit
7 Manfaat Tidur Siang untuk Anak, Bisa Tingkatkan Kecerdasan