Panjat pinang sebagai permainan tradisional yang hingga kini tetap terpertahankan. (foto: ist) Dalam rangka menyambut Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-71 Tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengadakan beberapa permainan anak negeri.
Acara dibuka Bupati Bengkalis diwakili Pelaksana Tugas Administrasi Umum, Hermanto Baran, dipusatkan lapangan pasir Bandar Sri Laksamana Bengkalis, Kamis (18/8/2016).
Adapun beberapa jenis perlombaan atau permainan anak negeri yang di tampilkan berupa panjat pinang dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) terdiri dari 25 batang pinang lengkap hadiah disiapkan, satu batang pinang terdiri 3 tim masing-masing tim 7 orang dan dari Distamben juga memparsembahkan permainan anak negri berupa Tangkap Belut masing-masing terdiri dari dua katagori anak dan dewasa.
“Selain dapat memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, perlombaan seperti ini juga merupakan salah satu bentuk kerja nyata dan dapat melestarikannya,” kata Hermanto.
Selanjutnya, permainan anak negeri yang diperlombakan dan mendapat sambutan hangat warga kota Bengkalis dan sekitarnya. Walaupun diguyur hujan dan angin kencang namun tidak menyurutkan antusias masyarakat untuk datang dan menyaksikan permainan anak negeri yang dipusatkan di lapangan pasir Bandar Sri Laksamana Bengkalis.
Perlombaan seperti ini dapat menjadi momentum dalam membangun kebersamaan, khususnya generasi muda dalam menggali, mengenali dan memahami nilai-nilai semangat gotong royong dan kebersamaan untuk mencapai tujuan dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif di daerah ini, serta mencintai dan banggamemainkannya. Hermanto dalam mengakhiri sambutanya itu ketika membuka lomba permainan anak negrisempena HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan pasir Bandar Sri Laksamana Bengkalis.(*)
Jun-1080
Berbagai Suku Tampil di Festival Timang-timang Mandau
3 Fraksi lakukan rotasi, ini wajah baru anggota Komisi III
Serahkan Keris Pangeran Diponegoro, Raja Belanda Minta Maaf ke Indonesia
Aseri Bagikan Sembako Dan Dialog Dengan Anggotanya
Masjidil Haram Ditutup untuk Umum saat Hari Arafah dan Idul Adha
Dianggap Lecehkan Candi Borobudur, Red Bull Diminta Segera Minta Maaf