(foto: int)
Saat ini, Indonesia masih memiliki pinjaman luar negeri. Per Juli 2016, utang luar negeri pemerintah Indonesia (baik bilateral maupun multilateral) tercatat Rp 726,83 triliun, turun dari akhir Juni 2016 yang sebesar Rp 735,43 triliun.
Secara bilateral, Jepang, Prancis, dan Jerman masih menjadi kreditur terbesar utang Indonesia. Sementara secara multilateral, Indonesia masih meminjam dari Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), dan Bank Pembangunan Islam (IDB).
Berikut adalah pemberi pinjaman bilateral dan multilateral terbesar buat Indonesia, seperti dikutip dari data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Selasa (30/8/2016).
6. Islamic Development Bank (IDB)
Per Juli 2016, utang pemerintah Indonesia ke IDB mencapai Rp 8,75 triliun, turun dari bulan sebelumnya Rp 8,87 triliun. Persentasenya adalah 1,2% dari total utang luar negeri Indonesia.
5. Jerman
Hingga Juli 2016, utang pemerintah Indonesia ke Jerman mencapai Rp 19,64 triliun, naik tipis dari bulan sebelumnya Rp 19,81 triliun. Ini adalah 2,7% dari total utang luar negeri pemerintah pusat.
4. Prancis
Sampai Juli 2016, utang Indonesia ke Prancis mencapai Rp 24 triliun. Turun dari bulan sebelumnya Rp 24,2 triliun. Jumlah tersebut adalah 3,3% dari total utang luar negeri pemerintah pusat.
3. Bank Pembangunan Asia (ADB)
Utang dari ADB per Juli 2016 adalah Rp 114,43 triliun, turun dari bulan sebelumnya Rp 115,7 triliun. Jumlah ini adalah 15,7% dari total utang luar negeri pemerintah pusat.
2. Bank Dunia
Bank Dunia turun dari posisi pertama ke posisi kedua pemberi utang terbesar ke pemerintah Indonesia. Jumlahnya hingga akhir Juli 2016 mencapai Rp 218,46 triliun, turun dari bulan sebelumnya Rp 219,82 triliun.
Utang Indonesia ke Bank Dunia mencapai 30,05% dari total utang luar negeri pemerintah.
1. Jepang
Negeri Matahari Terbit kembali ke posisi pertama pemberi utang terbesar ke pemerintah Indonesia. Per Juli 2016, utang pemerintah Indonesia ke Jepang mencapai Rp 223,06 triliun, turun dari bulan sebelumnya Rp 228,05 triliun.
Utang tersebut mencapai 30,6% dari total pinjaman.
Selain 6 besar ini, Indonesia juga memiliki utang luar negeri ke negara ini:
Parl-3180
Naik Noceng, Harga Emas Antam Kembali Cetak Rekor
Mungkinkah Indonesia Ikut Stop Ekspor Minyak Sawit Ke Uni Eropa
Pengguna Token, Begini Caranya Dapat Listrik Gratis
Bisnis Gojek Ngebut, Keuangan GOTO Bisa Kinclong di Akhir 2023
Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Jumat 26 November 2021
Kurangi SPBU Penjual Premium, Menteri ESDM Minta Masyarakat Gunakan BBM Ramah Lingkungan