foto: bisnis,com Maskapai Citilink Indonesia menargetkan mampu menerbangkan sebanyak 15,7 juta penumpang pada tahun ini.
Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan jumlah tersebut akan meningkat sebanyak 26,6% dibandingkan dengan realisasi 2017 sebesar 12,4 juta penumpang.
"Kami memproyeksikan dapat menerbangkan sebanyak 15,7 juta penumpang," kata Juliandra dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Minggu (21/1/2018).
Pihak maskapai akan melakukan sejumlah upaya untuk mencapai target tersebut. Namun, peningkatan ketepatan waktu terbang (on time performance/OTP) memang menjadi sasaran utama pelayanan Citilink Indonesia.
Dia menambahkan manajemen juga melakukan inovasi dengan berbagai kemudahan mulai dari pemesanan dan pembelian tiket pesawat, proses check-in yang cepat dengan memanfaatkan teknologi mobile apps, hingga kerjasama dengan mitra bisnis strategis, seperti dalam pelayanan shopping on line dalam penerbangan.
Citilink Indonesia saat ini memiliki 65 rute dan 268 frekuensi penerbangan setiap harinya ke 32 kota di Indonesia dan regional dengan menggunakan 50 unit pesawat Airbus A320 yang lebih ramah lingkungan.
Sepanjang 2017, Citilink Indonesia berhasil meraih empat penghargaan utama, yaitu maskapai dengan Manajamen Keselamatan Penerbangan Terbaik dari Kementerian Perhubungan (akhir Desember 2017), Indonesia Leading Low Cost Airline dari ITTA selama tujuh tahun berturut-turut, dan penghargaan IT Implementation Award selama empat tahun berturut-turut dari iTech, serta sertifikasi untuk mengangkut Dangerous Goods.(*)
Harga Emas 24 Karat Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Senin 11 Oktober 2021
2016, Harga Emas Diramal Naik 30%
New Normal, Pengusaha Wanti-Wanti Masalah Ini
Harga Emas 24 Karat Antam Hari ini, Kamis 14 Mei 2020
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 17 November 2020 Masih di Bawah Rp1 Juta per Gram
Sri Mulyani: Rokok Jadi Konsumsi Kedua Terbesar Rumah Tangga Miskin