sumber photo detik.com
Pada perdagangan Kamis (18/03), IHSG ditutup menguat 0,40% ke level 6,507.22. Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori positif, di mana sektor Keuangan dan Properti memimpin penguatan masing-masing sebesar 1.56% dan 1.38%.
Adapun saham yang menjadi penggerak indeks di antaranya BBRI, BBCA, BMRI, FREN, ASII. Sementara itu pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (Netbuy) sebesar Rp 1.43 triliun. Nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0.28% ke level Rp 14,045.
Pada perdagangan Kamis (18/04) indeks Wall Street kompak ditutup dalam teritori positif, di mana Dow Jones naik 0.44%, S&P menguat 0.16% dan Nasdaq positif 0.02%. Penguatan yang terjadi pada indeks seiring dengan optimisme atas pernyataan dari kementerian perdagangan China bahwa kemajuan telah dibuat dalam perundingan perdagangan antara China dan AS.
Selain itu rilisnya beberapa data ekonomi AS yang positif mendorong penguatan bursa Wall Street diantaranya, data penjualan ritel bulan Maret 2019 yang tercatat naik 1.6% (MoM) dari sebelumnya turun 0.2% , serta data pengangguran AS yang turun ke level terendah 50 tahun terakhir yang terindikasi dari data initial jobless calims AS periode 13 April yang sebanyak 192K dibandingkan sebelumnya 197K dan secara bertahap terus mengalami penurunan.
Setelah menyentuh level psikologis di 6,500 nampaknya IHSG akan mencoba menguji kekuatan tersebut. Tidak menutup kemungkinan IHSG akan berlanjut menguat pada perdagangan hari ini didukung optimisme pasar pasca Pilpres 17 April.
Adapun pada hari pertama perdagangan pasca Pilpres, euforia tren kenaikan belum terlihat secara signifikan. IHSG ditutup menguat sebesar 0.4% ke level 6,507, dikutip dari laman detik.com.
IHSG ditutup bearish candle sempat menguji resistance tapi gagal bertahan. Adapun indikator Stochastic potensi bearish dan MACD histogram positif dengan Volume naik tipis. Kami perkirakan IHSG bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 6,438-6,552. (wili)
TBN Indonesia Hadir, Tonggak Inspirasi dan Transformasi Melalui Kewirausahaan Sosial
Cek Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, Selasa 24 Mei 2022, Lagi Naik!
Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$134 Miliar per November 2022
Harga Emas 18 April, Spot Comex Melemah 3,50 Poin
Bisa Langsung Turun Kelas BPJS Kesehatan di Bulan yang Sama Selama Januari 2020, Cukup 3 Syarat..
Efek Pandemi, Berlian Miliaran Rupiah Bakal Dibuang Sia-Sia