sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka positif pagi ini. IHSG yang bergerak negatif pada pra perdagangan kemudian dibuka naik 3 poin (0,05%) ke 6.421.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini menguat ke level Rp 13.930. Posisi ini lebih tinggi dibanding penutupan perdagangan Senin (15/7) kemarin yang ada di level Rp 13.905.
Pada pra perdagangan, IHSG turun 3,5 poin (0,05%) ke 6.414. Sementara indeks LQ45 berkurang 2,2 (0,2%) ke 1.027.
Membuka perdagangan Selasa (16/7/2019), IHSG kemudian berbalik menguat, naik 3 poin (0,05%) ke 6.421. Indeks LQ45 sendiri turun 2,2 (0,2%) ke 1.026.
IHSG kemudian melanjutkan penguat. Hingga pukul 09.12 waktu JATS, IHSG tercatat bertambah 5 poin (0,1%) ke 6.425. Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 0,06 poin (0,01%) ke 1.028.
Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 27,359.16 (+0.10%), NASDAQ ditutup 8,258.18 (+0.17%), S&P 500 ditutup 3,014.30 (+0.02%).
Bursa saham US ditutup menguat tipis walau pun Dow Jones mencatat new high, namun sentimen laporan keuangan kuartal 2 membebani investor sehingga penguatan bursa saham US masih cukup terbatas. Sedangkan pasar Asia melanjutkan penguatan walaupun data GDP ekonomi china hanya bertumbuh 6.2%, namun investor melihat angka ini sesuai dengan prediksi dan ekspektasi, sehingga tidak mempengaruhi banyak keputusan investasi yang sebelumnya sudah mengantisipasi penurunan GDP China.
Pada kuartal ini, investor lebih defensive karena memiliki antisipasi kualitas pendapatan perusahaan global menurun akibat perang dagang, dikutip dari laman detik.com.
Perdagangan bursa saham Asia sendiri mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
Pertamina Temukan Cadangan Gas Baru di Cepu Jatim
Cukai Rokok Elektrik Naik 15 Persen, Pengusaha Minta Relaksasi
Harga Emas Antam Naik Rp6.000 Dibanderol Rp774.000/Gram
PPN 1,1 Persen untuk Penjualan Kendaraan Bekas Berlaku untuk Bisnis, Bukan Pribadi
Biaya Membengkak, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kekurangan Dana
PUPR Minta Jepang Percepat Pengerjaan Proyek