sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah. IHSG berada di level 6.233.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.230.
Pada pra perdagangan, IHSG berkurang 11,115 poin (0,18%) ke 6.228. Indeks LQ45 turun 3,440 poin (0,35%) ke 968.
Membuka perdagangan Jumat (23/8/2019), IHSG melanjutkan pelemahan 8,589 poin (0,14%) ke 6.233. Indeks LQ45 berkurang 3,008 (0,31%) ke 969,369.
Pada pukul 09.05 JATS, IHSG masih melemah 26 poin (0,42%) kke 6.212. Indeks LQ45 turun 7,3 poin (0,76%) ke 964.
Pada perdagangan semalam (22/8) bursa saham Wall Street ditutup mixed dengan kecenderungan melemah, di mana S&P 500 dan Nasdaq melemah sebesar 0.05% dan 0,36% sedangkan hanya Dow Jones yang menguat sebesar 0.19%. Pergerakan indeks masih cenderung dipengaruhi oleh rilisnya data Markit Manufaktur Amerika Serikat (AS) bulan Agustus yang tercatat turun ke level 49,9 dari sebelumnya di level 50,3.
Kondisi tersebut menandakan bahwa adanya kontraksi pada bulan Agustus 2019, data ini juga baru terjadi pertama kali sejak sepuluh tahun terakhir, dikutip dari laman detik.com.
Seluruh perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak positif pagi ini. Berikut pergerakannya:
(wili)
Garuda Punya Utang Jatuh Tempo Juni Rp 7,7 T
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Rabu 10 Maret 2021
Harga Emas Pegadaian Lebih Murah Hari Ini 23 Desember 2021, Cek Rinciannya
Ini Kiat-kiat Berinvestasi di Pasar Modal dari OJK, Apa Saja
BI Waspadai Dampak Kenaikan Tarif Angkutan Umum
HMOK Kumpulkan Koin Suap untuk Kapolda, Kejati dan Kejagung