bisnis.com Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membantah kabar tentang pembatasan akses Internet ke mikro-blog Twitter setelah warganet di Indonesia mengeluh akses ke media sosial tersebut melambat, pada Selasa (24/9/2019).
"Kominfo tidak lakukan tindakan apa pun terhadap Twitter dalam hari-hari ini," kata pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu, melalui pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/9/2019).
Dilansir berita laman bisnis.com, Isu perlambatan akses ke Twitter dikeluhkan oleh warganet, salah satunya komika Ernest Prakasa yang mempertanyakan apakah Kominfo berada di balik pelambatan akses Twitter.
"Dear @kemkominfo_id, apakah Anda menutup Twitter? Kalau begitu, mungkin kita pindah ke Korea Utara," kata Ernest lewat Instagram Stories akunnya.
Namun, unggahan tersebut sudah dihapus.
Kementerian Komunikasi dan Informatika, saat ini, hanya membatasi akses data Internet di Wamena, Papua, setelah kerusuhan yang terjadi pada Senin (23/9/2019).
Perlambatan data Internet, menurut Kominfo, masih berlaku pada Selasa (24/9/2019) dan akan berlangsung hingga kondisi di Wamena kondusif. (GA)
Vivo V21 5G Resmi Dirilis di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya
Daftar Mobil Listrik Termahal di Dunia Tahun 2021
Microsoft Disebut Siapkan Windows 11 SE untuk Saingi Chromebook
Lebih Lengkap tapi Lebih Mahal, Veloz Bakal Senggol Pasar Rush?
Honda Klaim Pasar Mobil Sudah Kembali Normal
Jakarta Auto Show 2015 Dongkrak Penjualan Honda