sumber foto okezone.com Kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Amerika Serikat makin erat, khususnya dalam bidang kerja sama ekonomi. Pasalnya Amerika Serikat telah menjadi mitra dagang terbesar keempat di Indonesia. Jumlah investasi AS yang ditanamkan di Indonesia juga mencapai nilai USD1,2 miliar atau Rp16 triliun (Kurs 14.000/ USD).
Dikutip dari laman okezone.com, bahkan Presiden Joko Widodo menyampaikan perjanjian dagang dengan AS akan meningkat. “Indonesia dan AS sepakat untuk meningkatkan volume perdagangan sebesar USD60 miliar (Rp831 triliun) hingga 2024,” katanya di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/12/2019).
Tak lupa, Presiden juga berharap para pebisnis atau investor AS dapat melihat peluang itu untuk mengadakan perjanjian, khususnya sektor infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia. Pada acara yang sama, Presiden didampingi sejumlah menterinya menerima delegasi Dewan Bisnis Amerika Serikat (AS) – ASEAN atau US – ASEAN Business.
Presiden Indonesia ke-7 itu menyatakan pertemuan itu sebagai tukar pendapat mengenai kerja sama Indonesia, ASEAN, dan AS. Ia juga menyampaikan kehadiran AS maupun negara-negara ASEAN di Indonesia sangat terbuka, terlebih lagi kerja sama yang saling menguntungkan. “AS tidak hanya akan menguntungkan ASEAN tetapi juga stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran di Indo-Pasifik yang lebih luas,” jelas Presiden.
Pada pertemuan itu, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menkominfo Johny G. Plate, serta Wakil Menlu AS Mahendra Siregar. (GA)
Cek Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, Selasa 24 Mei 2022, Lagi Naik!
Jokowi Sebut ekonomi Kuartal III Minus, Selamat Datang Resesi
RI Dapat Rp 812 M dari Norwegia karena Sukses Turunkan Emisi Karbon
Harga Emas 24 Karat Antam 27 September 2019, Stagnan
Bikin Aturan Turunan Omnibus Law, Kemenkeu Mau Revisi 12 PMK
Sri Mulyani Pangkas Lagi Anggaran K/L Rp 50 T