sumber foto news.detik.com Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty membuat kehebohan setelah menyebut 'wanita berenang di kolam renang bersama pria bisa hamil', pernyataan itu berbuntut panjang hingga masyarakat di media sosial mendesak pemerintah memberhentikan Sitti. Bagaimana respons Istana?
Dilansir Dario laman new.detik.com, "saya kira tidak sampai ke sana ya (diberhentikan), toh yang bersangkutan sudah minta maaf, dan mengakui kekeliruannya," kata Tenaga Ahli Utama KSP Kedeputian Komunikasi Politik, Donny Gahral saat dihubungi, Minggu (23/2/2020).
Donny meminta agar seluruh pejabata atau pimpinan lembaga negara berhati-hati dalam berucap. Dia berharap kejadian seperti Sitti ini tidak terulang dengan pejabat lainnya.
"Ya harapannya sebagai pejabat negara, seorang komisioner lembaga negara seperti KPAI harus berhati-hati dalam bicara, karena pendapatnya tentu saja akan menjadi konsumsi publik, dan tentu saja akan banyak kerugian daripada keuntungan dari apa yang dilontarkan oleh Komisioner KPAI," katanya.
Sebelumnya, Sitti Hikmawatty sudah meminta maaf atas kekeliruannya tersebut. "Iya. Bu Hikmah sampaikan (maaf) di grup komisioner," kata Ketua KPAI Susanto saat dimintai konfirmasi, Minggu (23/2/2020). Berikut pernyataan Sitti terkait statemennya mengenai kehamilan di kolam renang:
1. Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statemen yang tidak tepat;
2. Statemen tersebut adalah statemen pribadi saya dan bukan dari KPAI. Dengan ini saya mencabut statemen tersebut;
3. Saya memohon kepada semua pihak untuk tidak menyebarluaskan lebih jauh atau malah memviralkannya.
Demikian, atas perhatian dan pengertiannya kami ucapkan terima kasih. (GA)
PPKM Lanjut Hingga 16 Agustus, Ini Syarat Perjalanan Dalam Negeri Terbaru
Kasus Corona Juni Tertinggi, Lampaui Akumulasi Maret-Mei
Harimau Sumatera Kembali Masuk Kampung di Riau
Kasus Aktif COVID-19 RI Tembus 300 Ribu
Pak Jokowi, Tol Pekanbaru-Bangkinang dan Tol Bengkulu-Taba Penanjung Siap Diresmikan
Tata Cara Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2021