sumber foto news.detik.com Pekanbaru telah menetapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19. Meski demikian, masih banyak warga yang tak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Dilansir dari laman new.detik.com, "walau Pekanbaru status PSBB, kita masih banyak menemukan para pedagang di Pasar Pagi yang berjualan tanpa masker dan tanpa sarung tangan. Kondisi ini cukup miris di tengah wabah COVID-19 di mana Pekanbaru masuk dalam zona merah," kata Kasi Promkes Dinkes Riau, Rozita, Rabu (22/4/2020).
Hal itu disampaikan Rozita usai Dinkes Riau bersama Aliansi Mahasiswa Kesehatan Riau mendatangi Pasar Pagi Arengka, Pasar Baru dan Pasar Kodim Pekanbaru. Mereka juga sempat membagikan masker serta mengimbau para pedagang untuk menggunakan masker demi mencegah infeksi virus Corona.
"Kita bersama mahasiswa dan mitra Dinas Kesehatan Provinsi Riau sengaja memilih pasar pagi menjadi tempat membagi masker sekaligus mengedukasi para pedagang dan warga yang berbelanja. Karena kita melihat masih banyak pedagang yang berjualan tanpa mengenakan masker," ujar Rozita. Dia mengatakan sebenarnya pedagang di pasar tersebut membawa masker. Namun, masker itu hanya digantung di leher karena dinilai membuat pengap.
"Mereka rata-rata bawa masker, tapi hanya digantungkan di lehernya saja. Alasannya, pakai masker terasa pengap. Kta mencoba memberikan pemahaman akan fungsi masker selama pandemi. Kita juga mengajak mereka untuk selalu membatasi diri dengan para pedagang lainnya dan konsumennya. Kita minta mereka sering mencuci tangan, seiring banyaknya pengunjung di pasar," tutur Rozita. (GA)
Sudah Sebulan Terjadi Penurunan, Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Pekan Ini Rp1.865,81 per Kg
Diduga Korupsi Dana Desa, Eks Kades di Riau Ditangkap
Tak Capai Target, tapi Penerimaan Pajak Riau lebih Baik dari Nasional
Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit Naik Jadi Rp1.455,61/Kg
Siang Ini, Tembilahan Diguyur Hujan
Edy Nasution: Salah Kalau Kerabat atau Saudara Menduduki Jabatan, Jika Prosesnya tak Benar Silahkan